Ice Americano

Ice Americano

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 11, 2021
Selama satu dekade terakhir Melvie masih berpenggang teguh perasaannya terhadap Zidan. "Jakarta merupakan tempat dimana kita tak akan pernah bertemu." Pria itu merenung, bergelut dengan pikirannya. Haruskah dia mengubah strateginya? . . . Pemikiran murni berasal dari otak + pengalaman ಥ‿ಥ Masih amatiran tolong di maklumi( ͡°³ ͡°) Selamat Membaca(∿°○°)∿ ︵ ǝʌol
All Rights Reserved
#407
survive
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unpredictable
  • Ex or New? [REVISI]
  • Marrying the Mafia
  • Pertemuan yang tidak disengaja [ END ]
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis
  • UMR :Untuk Manusia Rese (Lanjutan JAKARTA 40)
  • Setulus Kasihmu (End)
  • Dream Zone: Sleeping Pills (1)
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • your love like pyshco?

Kisah cinta yang berawal dari iseng dan berakhir... entah di mana. Janaka atau yang akrab disapa Janu, psikolog klinis dengan mulut setajam silet dan hati sekeras batu es, cuma mau hidup damai sesuai standartnya: ngopi pagi, sesi siang, nyinyir malam. Tapi damai itu bubar jalan begitu Rama datang-influencer hits, lucu, cerewet, dan punya pertanyaan hidup yang terlalu jujur: "Kenapa gue tiba-tiba jadi tertarik sama cowok, padahal sebelumnya gue straight-banget? Dan kenapa cowoknya harus dia?!" Antara sindiran pedas dan candaan garing, antara obrolan receh dan tatapan yang (katanya sih) biasa aja, keduanya mulai terseret dalam hubungan yang sama sekali nggak ada di rencana siapa pun. Karena kadang... yang bikin jatuh hati bukan logika, tapi notifikasi chat yang tanpa henti. ©260525

More details
WpActionLinkContent Guidelines