GAMA
  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 20, 2021
Perpisahan sebenarnya menjadikan seseorang untuk lebih dewasa, menjadikan seseorang untuk menghargai serta menghormati orang lain. Gama, Kisah ini diambil 12 tahun yang lalu saat Vivi dan Gama masih duduk di bangku Sekolah Dasar . Gama sendiri adalah Sosok pria yang Selalu mempertanggung jawabkan semua tindakannya. "Kalau mau apa aja bilang sama aku ya Vi" "Gam, Capek gak sih hidup kaya gini terus" "kapan ya Gam, kita menginjak usia 17 tahun" itulah beberapa percakapan yang selalu diingat Vivi. ia tidak Pernah melupakan satu pun percakapan dengan Gama. "Vi, Gama capek" "Ngapain capek Gam, dua tahun lagi kita sudah berusia 17 tahun HAHAHA" "17 tahun nanti, kita berdua harus bikin pesta besar-besaran ya Gam. kita sewa hotel buat ngerayainnya" "hahaha, iyaaa Vi terserah mu aja" Dua tahun kemudian Vivi dan Gama harus terpisah, bukan dipisahkan melalui waktu tetapi Vivi harus berpisah dengan Gara untuk selamanya. "Vi, aku istirahat dulu ya" Desis Gama, air matanya turun begitu saja dari sudut matanya. "Gam, aku ikut ya" Pinta Vivi "Belum waktunya kamu untuk pergi Vi. jika sudah waktunya kamu pergi, aku sendiri yang akan menjemput mu"
All Rights Reserved
#60
gama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KIARA [END]
  • DAKSA [END]
  • Im Yours.
  • I AM YOU [NEW VERSION]
  • Sweet Combat
  • ✔ Lovemorphosa [completed/revised]
  • Maaf' (Revisi)
  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }
  • 𝑷𝒆𝒍𝒖𝒌𝒂𝒏 𝑺𝒂𝒂𝒕 𝑺𝒆𝒏𝒋𝒂  (𝙀𝙉𝘿)
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]

"Ra, are you okey?" tanya Aksa. "I'm fine" "Gak usah bohong, maaf kalau kesannya gak sopan" jeda Aksa "tadi gue sempet denger kata-kata bokap lo". "Udah biasa kok" "Kalau mau nangis.. Nangis aja, ra" jeda Aksa "lo anak baik, lo udah berusaha. Jangan memikul beban lo sendirian gue ada di sini". "Jangan ngerasa lo sendirian, jangan ngerasa lo terlalu banyak membebani gue. Gue malah seneng kalau di bebani lo, masa cewek keras kepala ini mau nyerah". "lo kan pernah bilang ke gue, jangan pernah menyerah kalau mau itu semua terkabulkan berarti kita harus berusaha keras" "Gue.. Bersyukur masih punya lo, sa" ucap Kiara. "Gue gak bakal kemana-mana, gue bakal selalu ada di samping gadis cantik bernama KIARA MACKENZIE". "Pokoknya lo harus janji, janji liat gue jadi dokter" "Gue janji, Ra" Akan kah Aksa menepati janjinya? ⚠️WARNING ⚠️ Cerita ini sebagian ada dalam hidup ku, dan sebagian lagi aku ngarang. Aksa memang nyata! Dia ada di dunia ini, namun kisah dan ending nya aku buat berbeda..di tahun ini aku akan mencoba melupakan nya. Maaf jika masih ada typo🙏 Happy Reading

More details
WpActionLinkContent Guidelines