Ini cerita yang diangkat dari kisah nyata tentang seseorang yang mencintai wanita, walau dia bukan cinta pertamanya, tapi dia yang akan membekas untuk selamanya.
Sebelum masuk pada ceritanya, akan ku ringkas untaian kata dan kalimat yang masih membekas hingga sekarang dan mungkin akan terus diingat dalam waktu yang panjang.
Rasakan, betapa sepatah kata dapat membangun sebuah cinta.
Bayangkan, walau hanya sepenggal kata namun itu dapat meruntuhkan rasa.
Dan lihat lah, sebuah kalimat yang bisa merubah segalanya.
Semua berawal dari aku dan kamu yang masih berstatus sebagai orang asing, lalu berjuang, hingga aku dan kamu menjadi kita yang sepasang.
Dan tiba masanya, semua berakhir dan yang tersisa hanya sebuah kenangan yang hadir hanya untuk dikenang, bukan untuk diulang.
Mari kita mulai, kita kembali ke masa lalu, kita sedikit mengenang masa-masa indah itu, kita sedikit bercerita prihal dia yang pernah mengisi kekosongan didalam hati ku, kita sedikit bernostalgia akan kejadian yang menyenangkan dimasa lalu, namun menjadi sebuah kisah yang berakhir pilu, sampai akhirnya.....
🥀Wunde dalam bahasa Jerman, berati Luka.🥀
Ini hanya secarik kisah tentang Alana Audreleya, seorang gadis yang tak pernah di berikan sedikitpun kekuatan untuk melawan kerasnya semesta.
Dan suatu malam, dia di pertemukan dengan -Gevandra- lelaki yang selalu membuatnya merasa lebih hidup. Walau pada akhirnya, Gevandra pula yang memberikannya luka begitu mendalam.
Karena dari segi manapun, mereka berbeda. Mereka memang berada di Amin yang sama, namun dengan Iman yang berbeda. Mereka kecewa, akan tetapi, mereka tidak bisa menyalahkan takdir. Karena mungkin itu memang yang terbaik menurut sang pencipta.
Sampai akhirnya, satu persatu orang yang Alana sayangi, pergi meninggalkannya. Lalu, haruskah dirinya melawan kerasnya semesta sendiri? Atau justru pasrah untuk terus terhanyut dalam kesendirian?
"Aku bersyukur dipertemukan denganmu, walau kau hanya singgah, bukannya menetap. Karena bagaimanapun, kita bagaikan Istiqlal dan Katedral. Saling berdampingan, tetapi tidak bisa bersatu." - Alana Audreleya.
Start : 11 maret 2021
- Natasya Salvia