Denting

Denting

  • WpView
    LECTURAS 71
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, oct 11, 2021
WpInfo
Ficción
Romance
"Stop! ucapan Anda terlalu munafik untuk diutarakan!" ujar Agsesia dengan mengangkat satu tangannya ke depan Ankara "Dan Saya sudah tidak peduli lagi dengan satupun yang keluar dari mulut Anda!" "Aku udah ngga tau Ge, mau bicara apa lagi ke kamu. Aku udah lelah." balas Ankara dengan memasang muka pasrah. Agsesia atau kerap disapa Age adalah salah satu Siswi SMA di Jakarta. Ia salah satu anak yang memiliki nasib buruk. Ia memiliki orang tua yang hari-harinya selalu bertengkar. sedangkan Ankara, ia adalah teman akrab juga teman masa kecil Age. Tapi nasibnya tak seperti Age. Ia anak seorang CEO PT. Bima Galaxy. Nasibnya sangat beruntung. Berbeda 360 derajad dengan nasib Age.
Todos los derechos reservados
#554
broken
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • MY DISLEKSIA BROTHER | Brothersip Project✓
  • DANADYAKSA
  • Anxiety
  • BALAS DENDAM! ✔
  • Undercover
  • Arsyilazka
  • JASA [TAMAT]
  • Fractured Cheerfulness (On Going)

Welcome to my universe 🔰 "It looks simple, but it is more deep and complicated inside." -Alzena Ainsley, the author of wonderful story. °°° Ega Asherxen itu laki-laki yang cukup baik. Baik dalam ketampanan dan dalam kepintaran. Tapi kurang baiknya juga lumayan. Meskipun bisa dikata penurut, tidak banyak mengeluh, dan tidak sembrono, dia juga minusnya tidak banyak cakap, acuh tak acuh, dan sering memendam segala perasaan negatifnya apalagi terkait Aahmes Sean, kakaknya yang terpaut dua tahun lebih tua darinya. Dia yang sebenarnya tidak pernah peduli diminta untuk memperhatikan dan melindungi Sean, kakak laki-laki yang yang selalu dikucilkan karena kekurangannya yang memiliki disleksia. Dari dulu hingga sekarang tidak pernah berubah. Dia selalu terbelenggu pada Sean yang tidak berguna. Namun, apa yang dilihat oleh orang tuanya, dialah yang justru tidak berguna. Bahkan mimpi dan keinginannya dianggap sebagai embusan angin. "Kenapa aku harus terus melindungi dia? Apa Kak Sean terlihat seperti seorang bayi di mata kalian? Itu merepotkan." "Jangan. Tidak apa-apa. Aku kan kakak, seharusnya aku yang melindungi Ega." °°° Cerita yang terinspirasi dari kisah sekitar dan mengambil latar di pinggiran kota besar. Yang mau tau gimana candaan rasa perundungan di pinggiran kota besar, silahkan mampir~ Jangan lupa ADD ke perpus pribadi dan follow akun penulis. Gomawo💜

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido