Kita dalam Luka

Kita dalam Luka

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 10, 2021
"LO UDAH GILA, KI!" Aksara mencengkeram kuat pergelangan tangan Kiara. Tak peduli dengan tangan Kiara yang kian memerah. Kiara menatap Aksara dalam. Aksara dapat melihat gurat lelah dalam mata cantik cewek yang sungguh sungguh ia cintai itu. "IYA, GUE EMANG UDAH GILA! PEDULI APA LO?!" "Gue peduli. Sangat peduli," jawab Aksara dengan menekankan suara di tiap kata. Kiara menurunkan pandangannya, menunduk dalam. Setetes air mata tanpa permisi keluar dari pelupuk matanya. "Gue cape, Sa. Gue pengen mati." Aksara melepas cengkeraman tangannya pada Kiara. Kedua tangannya kini terangkat memegang kedua bahu Kiara. "Tatap gue, Ki," pintanya. Kiara menurut, ia menaikkan pandangannya. Mata sayu itu bertemu dengan mata teduh milik Aksara. Aksara menghela napas panjang. "Kalau lo mati, gue juga mati. Karena hidup gue ada di elo, Ki."
All Rights Reserved
#276
kiara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Good Bye Kinara (END)
  • Another Soul (Transmigrasi) [END]
  • TRANSMIGRASI ICE GIRL [END]
  • Vericha Aflyn ✔️
  • Raden
  • Bara [REVISI]
  • KIARILHAM�【END】
  • AKSATA (SELESAI)
  • HTS (Hubungan Tentang Status)
  • DAKSA [END]

(Update setiap Rabu dan Sabtu) END "Semenjak kamu masuk di kehidupan saya, hidup saya semakin hancur. Seharusnya kamu tidak berada di sini, karena kita ibarat magnet yang memiliki kutub yang sama, sehingga tolak menolak." Kalimat itu yang akhirnya membuat pertahanan Nara hancur. Kenny adalah manusia yang memiliki sikap dingin dan keras kepala, sehingga mudah tersulut emosi. Sehingga membuat pria itu tidak pernah mengenal senyum, tertawa bahkan untuk bahagia. Namun hari itu gadis yang selalu menempel dengannya seperti perangko memilih menghilang dari kehidupannya, setelah Kenny memintanya untuk lenyap. Kehidupan Nara berubah total, gadis yang dulu culun bermetamorfosis menjadi gadis jelita. Ia tak lagi berkaca mata, tidak lagi bertingkah seperti anak-anak, tidak lagi dikuncir dua, bahkan tidak lagi memakai kaos kaki sampai ke paha. Ia menjadi gadis remaja yang luar biasa, gadis yang dianggap remeh dan bodoh itu menjadi gadis berprestasi. Hingga akhirnya kehidupan Nara tidak lagi menyenangkan saat tragedi satu tahun lalu mempengaruhi otaknya, keterpurukan, air mata, perpisahan menghantarkan pada gerbang kehancuran. Namun seseorang datang bernama Awan memberikan dunianya untuk Nara, dengan segala bentuk kekonyolannya membuat hari-hari gadis itu lebih berwarna. Apa yang terjadi dengan Kenny sepeninggalan Nara? Apakah Kenny dan Nara bisa berdamai dengan masa lalu yang menyakitkan itu? Lalu bagaimana gadis itu menghadapi hari-harinya ketika ia divonis hematoma? Apakah Nara akan menunggu Kenny yang tidak pernah mencintainya atau justru menerima uluran tangan Awan yang tulus untuknya? "Cinta itu tidak memberikan alasan apapun, kalau loe bisa menjabarkan alasan kenapa loe bisa mencintai gue. Maka itu bukan cinta namanya, tapi hanya rasa kagum sementara, yang pada akhirnya akan menghilang bersama dengan waktu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines