NADHIRA

NADHIRA

  • WpView
    LECTURAS 1,211
  • WpVote
    Votos 1,145
  • WpPart
    Partes 10
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, oct 17, 2021
Adhira Carina Abraham atau paling sering di sebut Adhira dan Dhira. Perempuan manis karena menurun dari ayahnya. Adhira juga mempunyai sahabat 1 tapi karena ada new member jadi menjadi 2. Adhira tidak membedakan keduanya, bagi Adhira mereka sama saja. Adhira tidak pernah dekat dengan lelaki karena dia di larang oleh ke dua orang tuanya hingga dia bertemu dengan lelaki yang bernama Nathan Pramudya Pratama lelaki pindahan dari SMA sebelah dan lelaki itu juga yang membuat jantungnya berdetak kencang. Tapi sayang dia tidak bisa bilang bahwa dia menyukainya hingga dia tiba-tiba saja di jodohkan oleh lelaki yang sama sekali tidak dia kenal bahkan saat pertemuan pertamanya lelaki itu menatap Adhira datar. Haii maaf kalo ini cerita jelek, tp karena ini cerita pertamaku jadi maklumi ya jangan julid! Kalo suka sama ceritaku jangan lupa vote sama komen terus di masukin ke perpus. MAKASIH KALO SUKA💘
Todos los derechos reservados
#486
fakboy
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Rieril
  • DAKSA [END]
  • THAKSA
  • Bara [REVISI]
  • Arsyilazka
  • DARKASYA
  • Raden
  • Jodoh Gue!!! [END]
  • Kinara: Love Yourself
  • My Destiny is it Love You
Rieril

Menyadari keberadaan Eril, Eyra buru-buru mengusap wajahnya. Eyra kembali menoleh, kini dengan senyum manisnya seakan tidak terjadi apa-apa. "Ngapain?" Tanya Eril yang dijawab gelengan ringan dari Eyra. Eril ikut duduk di samping Eyra "ketahuan banget." Ujarnya lalu menarik Eyra ke dekapannya. "Eril Apa-apaan sih?" Kesal Eyra berusaha melepaskan diri. Bukannya melepaskan, Eril malah semakin mengeratkan pelukannya. "Udah, nangis aja gak ada yang liat juga." Mendengar itu Eyra berdecak "ngapain sih, dateng-dateng malah nyuruh nangis" katanya, kali ini sudah tidak ada penolakan di dalam dekapan Eril. "Gue gak tau masalah lo apa, tapi gue bisa ngerti lo ada masalah" ujarnya menepuk-nepuk bahu Eyra. "Gak usah ngejawab!" Tanpa diminta lagi, tangis Eyra pecah. Eyra menangis bersandar di dada Eril. Gak usah ngira ngira, kisahnya gak semenyedihkan itu kok. Penasaran kelanjutannya? Yok! Ikuti kisah satu ini!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido