Story cover for ANTARIKSA by hellooo_me
ANTARIKSA
  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Aug 10, 2021
"I am your home, Galexia." -Antariksa.


"Sampai kapan, Sa?" tanya Ara.
"Sampai lo percaya, kalau dunia gue cuma elo, Ra." jawab Iksa, lalu melajukan motornya meninggalkan gadis itu tanpa pamit.

•••

"Ra, fokus. Nanti profesor marah." ujar Dea sambil menepuk lengan Ara yang sedari tadi hanya diam dengan pandangan kosong. Ara menoleh lalu mengangguk. 

•••

"Gue gak kuat Ra selalu lo tuduh yang enggak - enggak, lo egois." ucap Iksa lalu meninggalkan Ara.

"Gue yang terlalu egois, atau lo yang emang gak pernah ngertiin gue?" tanya Ara dalam keheningan sambil menatap punggung Iksa yang kian menghilang.
All Rights Reserved
Sign up to add ANTARIKSA to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Aksara Lingga by Larisakuma08
59 parts Complete
"masa iya anak SMA ngacak - ngacak pikiran gue?" ..... "Tolong saya sekali lagi dong pak, penguntit gila itu masih ngikutin saya. Please pak" tangannya mengatup dengan memohon agar pria itu membantunya lagi. "Oke! Sini ikut saya" Pria dewasa itu menyambar baju panjang dan lengan Lingga. memepetkannya di tembok dekat ruang ganti. "Kamu diam ikuti saya" katanya dengan tegas. .... Hani menengokkan kepalanya setelah melihat pria didepannya bersemangat melempar bola basket kedalam ring di timezone. kini ia mendapati kawannya, Lingga ternganga pada pria yang akhir - akhir ini mengisi kekosongan hidupnya. serta gadis yang berada pada ujung kanan lingga -Shenna juga terpana atas ketampanan pria brewok itu. "Gila ganteng banget anjir" Lingga masih tak mengedipkan mata dan terus memandangi. "iya woeeyy!" Hani mengiyakan. "sadar guys, umurnya 30" sedangkan Shenna yang tak dipungkiri juga merasakan hal yang sama. hanya saja dirinya sajalah yang realistis dan tetap pada batas wajar. .... "Pak Aksara Pernah dugem?" mata lingga menatap Aksara menyelidik. mencoba mencari jawaban pada manik mata miliknya. .... "Apa ayah tidak kesepian?" mobil golf melaju sedang. membawa dua penumpang, Ayah dan anak yang sudah lelah bermain golf tersebut. "rumah sebesar itu, setiap hari isinya hanya pelayan?" Lingga mengamati wajah ayahnya yang mulai keriput. entah sejak kapan garis itu muncul. mata milik ayahnya mirip sekali dengan miliknya. tidak belo dan tidak cipit. sedang. "Kenapa kamu tanya gitu?" "Ayah tampak menyedihkan" kalimat yang Lingga buat, selalu berhasil membuat ayahnya tertegun. untuk menyalahkan tak sanggup, dan membenarkan pun akan lebih menyakitkan.
• D I V I N E__ D E C R E E, FA T E • by ekhhhmmmm
17 parts Complete
Huh .. Huh.. "MAU LO APA ANJING! LO SIAPA MAIN NGAJAK-NGAJAK GUE PACARAN?! GUE BELUM TAHU IDENTITAS LO BANGSAT! RUPA LO AJA KAGAK! MAIN NGAJAKIN ANAK ORANG PACARAN! SANTAI AMAT TUH MULUT! BAU AJA IYA PASTI!" Urat-urat tenggorokan Salma mendadak memanjang. Wajahnya memerah hendak memakan orang. Black masih tak bergeming. Dengan santainya ia kembali bersandar dibahu mobil dan mengamati Salma dari atas sampai bawah. Salma perlahan mendadak kikuk dan tentunya sedikit gugup ditatap intens seperti itu. "Apa lo?! Mata lo mau gue cungkil!?" seru Salma mengulangi perkataan lelaki tadi seraya memeluk tubuhnya sendiri. Padahal gadis itu memakai hoodie yang kebesaran. Lelaki itu terkekeh. Pandangannya masih tetap tertuju pada paras Salma. "Menarik"ujarnya melangkah mendekati Salma dan langsung menarik gadis yang masih memeluk dirinya itu hingga membentur pintu mobil.Salma syok dan sedikit meringis saat dirasa pergelangan tangannya terbentur cukup keras. " heh! Lo mau ngapain?jangan macem-macem sama cewek ya lo! Gue bisa nuntut besok sama polisi, dan lo akan ketangkep dan masuk penjara asal lo tahu! Lepasin gue!"Salma berusaha memberontak dari kukungan lelaki black didepannya. Mata elang itu menatap Salma dengan tajam. Perlahan, dia semakin mendekat, lalu memiringkan kepalanya.Salma gelagapan, hendak menampar wajah bermasker itu namun entah kenapa tidak jadi hanya karena Salma menyukai aroma maskulin itu. Katakan saja Salma gadis gila kali ini! "Tunggu sampai waktunya tiba. Bersabarlah!"bisiknya serak Salma merinding, bulu kuduknya meremang mendengar bisikan dari lelaki didepannya itu. Jarak yang sangat dekat membuat Salma tak bisa bernafas dengan baik. Apalagi berdekatan dengan seorang cowok aneh seperti ini. Membuat oksigen tidak dapat masuk kedalam tubuh Salma. __L__ Tentang sebuah kehidupan seorang gadis yang authornya tidak tahu mau bagaimana membuat ending ceritanya😭😎
You may also like
Slide 1 of 9
Nathalia cover
tentang sebuah rasa cover
Aksara Lingga cover
Alora & Who? ✔ cover
STUCK cover
• D I V I N E__ D E C R E E, FA T E • cover
AIRA [On Going] cover
ARSYA 2✔ cover
RIRI NATARI [END] cover

Nathalia

11 parts Complete Mature

"Lama-lama deket ama lo itu gabaik buat buat kesehatan jantung gw"Ujar Thata Natha memyendokan red velvet milik Thata dan beralih menatap Thata bingung. "Ga baik gimana maksud lo,"Balas Natha tak mengerti "Kalo gw lagi ama lo itu jantung gw berdetak di luar batas ritme standar,bisa-bisa gw jantungan"Jelas Thata Dengan susah patah Natha mencerna kalimat yang di ucapkan kekasihnya itu sampai akhirnya senyum nya mulai mengembang. "Jadi lo ngusir gw nih,ya udah gw bakal pergi biar jantung lo seht terus,"Ujar Natha sedikit dramastis. Ekpresi Thata berubah ketika Natha mulai berdiri dan melangkah pergi dari ny,dengan sigap Thata meraih tangan Natha. "Jangan pergi Nath,"Rengek Thata "Kenapa?katanya jantung lo gak sehat lama-lama bareng gw"Jawab Natha cuek "Kalo lo pergi,jantung gw bakal mati karena udah gak berdetak lagi"