Nama Pena [8/8 End]

Nama Pena [8/8 End]

  • WpView
    MGA BUMASA 179,149
  • WpVote
    Mga Boto 18,922
  • WpPart
    Mga Parte 8
WpMetadataReadKumpleto Wed, Dec 24, 2014
[hanya dipublish di http://wattpad.com/user/just-anny, jika menemukan cerita ini di situs lain artinya itu merupakan PLAGIAT/PENYEBARAN TANPA IZIN] Nggak. Gue gak pake nama pena untuk surat-menyurat dengan teman jauh melalui kantor pos. Gue bukan sedang terlibat permainan yang rasanya udah bukan masanya lagi itu. Gue hanya..., merasa terdampar di dunia maya. Tenggelam di dunia yang gue buat sendiri. Mungkin gak sih kita jatuh cinta dengan orang yang bahkan belum pernah kita temui? Mungkin gak sih dia yang maya bisa mengalahkan dia yang nyata? Ketika just-anny 'bertemu' dengan just-prama. copyright © 2014 by just-anny [status: belum revisi]
All Rights Reserved
#384
chika
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Impossible
  • OUR PROMISE
  • Di Pertemukan
  • Takdir di Antara Kita (Tamat)
  • ALWAYS US (END)
  • The Hidden Line - Panah, Password, dan Pengkhianatan.
  • AILAH(END)✅
  • Tragedi Cinta! - BTS [Short]

[SLOW UPDATE] Mungkin, kali ini dia hanyalah pendatang. Tapi, bagaimana jika suatu hari nanti dia lah yang menjadi penopang? ________ Cerita ini bermula ketika Ghea Andara, cewek pecinta seni yang berniat membongkar kasus kematian sahabatnya, Clara Anindita. Setelah kepindahannya dari SMA Pelita ke SMA Angkasa, membuat kehidupan Ghea semakin rumit. Terutama tentang kisah cintanya. Diluar dugaannya, orang yang selama ini ia cari ternyata bersembunyi di balik sifat baiknya. Apa yang dirasa baik, nyatanya tak sebaik apa yang dipikirnya selama ini. Mustahil kah jika siapa saja bisa menjadi pelakunya? *** "Gak mungkin dia..," lirihnya seraya membekap mulutnya tak percaya. "Tapi kalo kenyataannya seperti itu, kita gak bisa apa-apa," "Gak!" "Ini mustahil!" "Gak mungkin!" "Bagaimana bisa?!" Ia hanya bisa menatap gadis di depannya ini dengan wajah sendu. Kini, jiwa itu seolah rapuh. Seakan tak bisa menerima kenyataan bahwa orang yang berhasil singgah di hatinya, ternyata adalah orang yang membuat nyawa sahabatnya melayang.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman