Memories Never Die

Memories Never Die

  • WpView
    reads 129
  • WpVote
    Stemmen 13
  • WpPart
    Delen 6
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd vri, okt. 8, 2021
WpInfo
Fictie
Romantiek
Bagi sebagian orang kenangan adalah hal yang penting, dan banyak yang tidak ingin melupakan kenangan tersebut. Namun bagi Sadra apa yang terjadi di masa lalu, tidak lah untuk dikenang maupun diingat. Bukan karena ia tidak mau, namun justru karena ia tidak bisa. Kenangan dan ingatan yang ia miliki hanya sampai di usianya yang ke 16. Kecelakaan yang terjadi membuatnya tidak mampu mengingat apapun tentang hidupnya di usia ke 17. Dan sampai sekarang, saat ia telah berusia 27 tahun, ingatan itu masih tidak kembali padanya. Lalu, apakah ingatan itu akan kembali atau akan selamanya terpendam? disclaimer : cerita ini pure imajinasi penulis, apabila ada unsur kesamaan baik dari nama tokoh maupun alur cerita, itu terjadi semata karena terinspirasi. *ya ampun, aku tuh gak pandai bikin deskripsi gini... buat yg tertarik bisa langsung baca aja yaaa *update cerita ini mungkin gak konsisten, tapi kalo berkenan menunggu bisa dimasukin ke favorite yaa, thank youu Update setiap hari Jumat/Sabtu (tergantung selesainya kapan)
Alle rechten voorbehouden
#774
trauma
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Jejak Waktu [Complete]
  • Setia Di Hati (Selesai)
  • Hujan di Langit Aresta
  • Melawan Restu (Sudah Tamat)
  • Remember?
  • Memories Of Us [TAMAT]
  • SAH! [SUDAH DITERBITKAN]
  • Denyut Waktu (TAMAT)
  • UNTOUCHABLE || Sudah Tamat √

Halo guys.. I'm back dengan cerita baru, setelah cerita pertamaku yang gagal.. Semoga kalian suka yah sama cerita kali ini❤️❤️ So kalau alurnya kurang bagus tolong maklumi authornya yah, kalau ada kritik dan saran boleh langsung comment aja.. 😊😘😘 -------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Jejak waktu.. Waktu ku berjalan cepat, Menyisahkan memori yang mengakar penat. Meski ragaku berteriak memberontak, Namun, tidak dengan jiwaku. Tersenyum ia bersama mega yang merona, tatkala bintang berpijar turun ke perpaduan. Perjalanan ku mungkin sulit dan rumit hingga meninggalkan jejak waktu disetiap nafasku. Kenangan, waktu terakhir ku seindah perjalanan ku.. Ini adalah kenangan Indah yang takkan terlupakan, hanya akan membekas dalam ingatan. _________________________________________________________________________________________________________ PS : ⚠️Cerita ini hanyalah sebuah fiksi belakang yang terlahir murni dari sebuah kegabutan author, semua latar yang ada dalam cerita ini hanyalah sebuah haluan semata dan cerita ini tidak bermaksud untuk menyinggung para pembaca, jika ada kata-kata yang tidak menyenangkan mohon maafkanlah author.. Yang penasaran bisa langsung baca.. Tolong hargai dan jangan lupa kasih suport author terus, agar bisa semangat UP ceritanya, dengan cara vote kalo kalian suka dengan ceritanya, coment kalo kalian pengen kasih saran atau apapun itu, dan share kalo kalian berpikir cerita ini wajib dibaca teman-teman kalian.. Enjoy!!

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen