Lonceng Masa Lalu

Lonceng Masa Lalu

  • WpView
    Reads 260
  • WpVote
    Votes 62
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 19, 2022
"Apa yang kamu harapin dari aku? Kita udah ga bisa sama-sama lagi sekarang. Aku ga mau kamu nunggu terlalu lama. Kamu pantes dapet yang lebih baik dari aku." Haha, brengsek. "Coba kamu jawab. Dimana letak demi kebaikan aku, kalo aku aja udah ngerasa cukup sama kamu yang sekarang? atas dasar apa kamu bisa claim kalo kamu ga cukup baik buat aku? and then kalo itu fakta, why kamu ga berusaha buat jauh lebih baik buat orang yang kamu ajak sama-sama?" Perdebatan tentang perpisahan itu hanyalah sebuah pentas drama yang menjadi akhir dari naskah 2018 kita. Lalu pada akhirnya, dititik itu aku hanya mampu untuk membenarkan pertanyaanmu perihal - apa yang aku harapkan dari kamu sedangkan masih adakah kita jika aku tidak bersikeras untuk menganggapmu ada? Lucu bukan? Memang setelah diingat, hubungan kita hanyalah komedi yang harusnya sih membuat tertawa, sayangnya malah membuatku menangis. Tapi ternyata, sebuah masa selalu menarikku untuk kembali pada cerita yang sudah kulepaskan.
All Rights Reserved
#52
suicidal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ABLUVION {COMPLETED}
  • An Angel
  • Setia Di Hati (Selesai)
  • TAK BERSAMBUT
  • SUAMIKU BACK TO NORMAL [Completed]
  • at: 12am
  • My teaser Devil Prince✅ [MOVE TO MANGATOON]
  • YOU

ABLUVION {COMPLETED} Sedih, marah,kecewa, kesal atau mungkin BAHAGIAA?? Hahaha... itu rasanya terdengar sangat-sangat konyol di telinganya. Mengingat takdir sepertinya tak sepenuhnya menyukainya. Buktinya gadis dengan manik birunya itu harus menelan pahit kenyataan hidupnya yang berubah 180 derajat. Cacian, tamparan bahkan pukulan sekaligus menjadi hal yang rumlah di dapati olehnya. Lelah? Tentu saja Bukan hanya fisiknya yang tersakiti, namun hati dan mentalnya lah yang lebih parah tersakiti. Tapi dengan bodohnya, ia tetap memilih untuk bungkam. Walaupun kenyataannya ia tahu bahwa semakin ia bungkam, maka semakin menipis harapannya untuk mendapatkan kebahagiaanya kembali. Hingga takdir mungkin sedikit berbela sungkawan dengan nasibnya. Membuat mereka akhirnya dipertemukan. Entah apa sebenarnya tujuan mereka di pertemukan. Entah untuk membawa kebahgiaan atau malah kian menambah luka?? Tapi ia bertindak dengan acuhnya, toh yang pasti saat ini ia merasa begitu yakin bahwa pria yang Tuhan kirim dapat membantunya untuk melihat kembali sepercik cahaya. Namun tak ayal, takdir memang terlihat begitu lihai mempermainkan kehidupan. Takdir yang membawa ia dekat dengan harapannya, namun takdir jugalah yang membuatnya jatuh untuk kesekian kalinya. Ketika sebuah kebahagiaan terlihat mendekatinya, namun naas. Kenyataannya, kebahagiaan yang ia lihat hanyalah sebuah ilusi semata. Karena tanpa ia sadari, ia tetap berjalan di atas percikan kaca-kaca. Berjalan menuju kehancuran. Berjalan menuju akhirnya. Hingga sampailah ia di garis finishnya. DON'T COPY PASTE OKAYY!!!!!!! Thanks guys❤📍

More details
WpActionLinkContent Guidelines