HANS (END)

HANS (END)

  • WpView
    GELESEN 1,460
  • WpVote
    Stimmen 263
  • WpPart
    Teile 31
WpMetadataReadAbgeschlossene Geschichte Di., Jan. 24, 2023
Athala Handrick lelaki yang jarang sekali berteman dengan gadis-gadis yang ada disekolahnya, semenjak kedatangan Natasya, ada banyak hal yang terjadi di kehidupan mereka berdua, apakah pertemuan dia dan Natasya akan berakhir Baik atau Tidak, masa lalu mereka berdua yang kelam menjadi sebuah misteri sampai sekarang. "Beautiful sunset right?" DONT COPY MY STORY VOTE KOMEN FOLLOW ENJOY BACANYA YAA 🛑WARNING🛑 mungkin ada kata-kata kasar yang terselip dicerita ini Akan direvisi setelah tamat. Judul lama: "PERTEMUAN YANG ANEH"
Alle Rechte vorbehalten
#33
acha
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Lantas (END)
  • Garis Atlantik [END]
  • CINTA ANGKASA
  • Cool Boy & Gadis Halu
  • ARTAN
  • Asha's Notes [Tamat]
  • ATHALARIQ
  • ATHABEL (ON GOING )
  • A Scratch For Sanguinis [Orine]

PERINGATAN ⚠️ Di beberapa part terdapat adegan kekerasan dan kata-kata kasar! ------------------------- Navisha Aqila Anastasia, gadis berambut sebahu berusia 17 tahun, adalah siswi cerdas yang selalu menjadi kebanggaan sekolahnya. Memasuki awal kelas 12, ia dipertemukan dengan Arzan Nauval Abraham, siswa yang harus mengulang tahun terakhirnya. Awalnya, mereka hanyalah dua orang asing yang kebetulan duduk di bangku yang sama. Namun, waktu demi waktu menghapus jarak di antara mereka, mengubah pertemuan biasa menjadi kisah yang tumbuh di sela tawa dan diam-diam yang saling mengerti. Hingga suatu hari, ada satu hal yang menyangkut orang tua mereka yang memaksa mereka untuk menjaga jarak, seolah perasaan yang sudah terlanjur tumbuh harus dibekukan begitu saja. Haruskah mereka menyerah pada ego orang tua mereka? Atau justru melawan demi kebahagiaan yang mereka yakini? ~~~ "Terima kasih, karena pernah menjadi rumah, meski bukan yang terakhir."

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien