Surreptitous (hiatus)

Surreptitous (hiatus)

  • WpView
    Reads 116
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 6, 2023
Angin sore menerpa wajahku, membuat rambut lurusku yang terurai terayun-ayun terbawa angin. Suara langkah kaki di belakangku terdengar, bersamaan dengan kehadiran seseorang disampingku. Mata tajamnya melihat ke satu titik, yaitu matahari yang akan terbenam. Perlahan ia berjalan menjauh dariku satu langkah. Untuk kali ini, aku tidak bisa menerka apa yang ada didalam sorot mata yang saat ini menatapku lurus. Tidak ada lagi senyuman dan tatapan hangatnya. Dengan suaranya yang tegas, ia mengucapkan satu kalimat yang memporak-porandakan hidupku. "Naira, aku mau kita putus!" . . . .
All Rights Reserved
#175
menjauh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kanvas Sunyi Kenangan [TERBIT]
  • Kamu Bukan Untukku [TAMAT/REVISI]
  • Meeting First Love
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Time Release
  • SINGKAT
  • Putralisha~
  • OUR STORY (ZLS)
  • ZIVANA(ON GOING)√
  • Alena Story (END)

NB: Versi terbit berbeda dengan versi wattpad. Dalam remang gelap hatinya, Candra terombang-ambing di lautan trauma, di mana ombak kenangan pahit terus menghantamnya. Cinta yang dulu menghiasi langit-langit hatinya kini hanya menyisakan bayang-bayang kekecewaan, menjelma menjadi luka yang dalam, menusuk setiap denyut jantungnya. Masa-masa SMA yang seharusnya indah berubah menjadi kurungan masa lalu yang kelam, membuat Candra menutup rapat pintu hatinya terhadap cinta. Hari-harinya di sekolah dipenuhi pergulatan antara kenangan menyakitkan dan usaha menemukan harapan baru. Perjalanan putih abu mereka bukan hanya tentang sebuah kisah cinta, tetapi juga tentang persahabatan yang teguh dan mimpi-mimpi yang dirajut di bawah langit sekolah. Dengan dukungan sahabat-sahabatnya, Candra perlahan menemukan kekuatan untuk menghadapi traumanya dan membiarkan cinta kembali memasuki hidupnya. Namun, apakah takdir benar-benar melukiskan jalannya dengan rahasia yang mampu mengubah palet warna hidupnya? Atau malah akan terus terperangkap dalam labirin kesepian yang tak berujung? Dengan hati penuh kesabaran, Candra menanti sang surya terbit dan bersinar kembali, membawa cahaya yang mengusir kegelapan dari seluruh jiwa dan pikirannya. [ Written in 2024 ]

More details
WpActionLinkContent Guidelines