POISON : Never death

POISON : Never death

  • WpView
    LECTURES 110
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., août 29, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Another part of UNIVERSES. Namanya Mario Kavares Nakula. Siapa yang tak mengenal cowo ini? Pemimpin yang namanya sangat dikenal dan dianjungi. Memiliki skill bela diri yang memumpunin dan sering berurusan dengan para petinggi organisasi bawah. Badan atletis, dan juga tegap dengan sorot mata yang tajam. Jangan lupakan, segaris bekas luka di area bawah mata. atau pun juga, bibir dan rahang yang menggoda. Semua itu Ares miliki, tanpa cacat di satu bagian pun Ares juga akan selalu ada dari garis bayang hitam. Satu hal yang orang lihat, Ares selalu memakai kalung berbandul perak, dan berjalan bersama 5 orang 5 orang itu, para inti dari perkumpulan orang orang dengan skills bela diri yang tidak bisa dianggap remeh. Mereka selalu berharap, jangan pertemukan diri nya dengan 6 orang berbahaya itu. Terlalu takut akan kematian. Tapi, apa jadinya kalau Ares menjalin kasih dengan seorang gadis? Hmm.. hanya gadis sederhana bertubuh langsing dengan gadis wajah yang sempurna. Oh kenalin, Ladior Kalesha Manggara, atau mereka memanggilnya Sasya. Gadis yang hadir tidak sengaja di kehidupan Ares. Kisah mereka sangat klasik, hanya alur lucu yang menceritakan percintaan anak SMA, perseteruan antar perkumpulan, juga persahabatan dan solidaritas tanpa banding. Ares yang misterius dan Sasya yang sederhana yang sifat nya sangat bertolak belakang dari Ares. Dua jiwa ini akan disatukan secara perlahan tanpa sadar. Dengan SMA MANGGARA sebagai saksi bisu nya. Akankah dua jiwa ini akan terus bersama dalam permainan tuhan? bagaimana pula mereka dapat melewati rangkaian permasalahan yang akan terus hadir silih berganti, hingga tuhan akhirnya memberi kebahagiaan? Follow my account and add to your library! vote+comment @Muthiaaelvira
Tous Droits Réservés
#535
bad
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • TRANSMIGRASI ICE GIRL [END]
  • ALBARES MADAGASKAR (END)
  • ALEZRA (Thank you for coming)
  • ALBAR
  • Ares✔ [Proses Revisi]
  • ARSHA (Telah Terbit)
  • Leader Girl (END)
  • Jiwa Yang Berbeda ? (End)
  • DAKSA [END]

[DIMOHON BUAT READER'S SEBELUM BACA CERITA INI UNTUK TAHU KALAU INI MENCERITAKAN TENTANG TRANSMIGRASI YANG CUKUP KLISE. JADI JIKA ADA KALIMAT YANG SANGAT TIDAK MASUK AKAL MOHON DIMAKLUMI KARENA TIDAK AKAN ADA REVISI] sekian dari author. Arasya Putri Ghustav, gadis yang meninggal tepat di umurnya yang ke-17 tahun karena membantu seorang nenek nenek yang hendak menyebrang jalan. Yang tanpa gadis itu sadari dari arah kanan terdapat truk yang melaju kencang dan dalam sepersekian detik langsung menabrak tubuhnya. Untungnya saja nenek yang tadi ia tolong dengan cepat Arasya dorong ke tepi jalan membuat hanya tubuhnya saja yang terpental jauh hingga darah langsung merembes dari kepalanya yang terbentur aspal jalanan. Bukannya kesakitan, Arasya malah tersenyum di sela-sela kesadarannya. Karena ia merasa beban yang dipikulnya selama ini sudah tidak ia rasakan lagi. Tanpa gadis itu ketahui kalau jiwanya malah mengalami transmigrasi kedalam tubuh seorang gadis cupu yang sering dibully dan sangat dibenci oleh kedua abang kembarnya. Keajaiban memang seringkali ada di sekitar kita, sang nenek yang sudah Arasya dorong kepinggir jalan, keadaan nya tidak kenapa-napa hanya luka kecil sedikit. "Sungguh mulia hati mu nak, kau akan hidup kembali dengan bertransmigrasi ke tubuh seorang gadis lemah," ucap nenek-nenek itu lalu menghilang, namun sebelum itu sang nenek menyempatkan melihat tubuh Arasya yang sudah dikerumuni banyak orang, "semoga hidup keduamu membuatmu menemukan kebahagiaan nak." Mau baca? Tolong follow akun author dulu ya readers tersayang. MAU PLAGIAT? SINI KALAU BERANI DASAR TUKANG COPAS HASIL KARYA ORANG.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu