Seansa
  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 21, 2021
Kamu itu perhelion. Indah, langka, sulit digapai, dan satu lagi, kamu itu seperti ilusi. ✨Berkatmu, aku dapat memandang semesta dengan cara yang lebih baik.✨ Mengenal semua hal yang ada di dunia adalah salah satu pengalaman hidup. Tetapi terlalu mengenal ternyata tak selalu berdampak baik. Semesta memberimu berbagai rasa, jika terlalu terlena, semesta juga akan menghukummu. Akupun selalu terlena dengan rasa yang diberi semesta, sampai akhirnya semesta menghukumku dengan caranya sendiri. (bercerita tentang ketua tim basket yang begitu pandai membolos, berantem, dan melakukan hal nakal lainnya. Mengikuti sebuah geng yang begitu terkenal. Dimana isi gengnya adalah orang yang suka melakukan hal-hal yang biasanya dilakukan anak muda.)
All Rights Reserved
#41
perdebatan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Little Sister [Boboiboy Elemental]
  • Semestanya Vanila
  • Mengembalikan Ikatan Persaudaraan (End)
  • ALEYA~~
  • Full Of Scratches
  • God's Surprise ( Slow Update )
  • Cause We are Family
  • friendship With Enmity || On Going |||
  • Save and Protect

Aku marah bukan berarti aku benci kalian! Aku hanya kesepian. Aku kesepian kak... Tidakkah kalian melihat itu? Aku merindukan ayah yang dulu memelukku Aku, merindukan kalian yang tidak pernah bisa ku gapai *** Ini kisah [Name], si bungsu elemental yang kehilangan segalanya. Bunda, ayah dan saudaranya. Ketujuh elemen menganggap dia egois yang menyebabkan mereka kehilangan orang tua. "Ini salah bocah itu!" -Blaze "Aku benci anak itu!" -Solar "Dulu kita kehilangan bunda juga karena dia," -Taufan "Kak, jika dia tidak ada. Apa bunda dan ayah masih hidup?" -Duri "Sebenarnya, [Name] terlalu kecil untuk disalahkan. Jika ku pikir lagi [Name] tidak salah akan kematian bunda. Tapi untuk ayah, dia memang salah. Dia melihat sendiri bagaimana wajah pucat ayah, kenapa dia tetap memaksa pergi?! Dia sama sekali tidak peduli!" -Ice "Aku kehilangan dua kali karena kau bocah!" -Halilintar "Kak gem disini, adikku tidak sendirian." -Gempa ⚠⚠⚠ BoBoiBoy dan kawan-kawan hanya milik monsta. Saya cuma meminjam karakternya Cerita ini murni pemikiran saya Akan ada kemunculan tokoh imajinasi milik saya

More details
WpActionLinkContent Guidelines