Ketika Ana kembali...

Ketika Ana kembali...

  • WpView
    Reads 182
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Sat, Jan 3, 2015
Hanya ada satu Ana di bumi ini. SATU Ana dengan DUA raga. Yang satu menjadi orang lain, membunuh Ana dalam pikirannya, meskipun masih dalam hatinya. Satu yang lain bertahan, bertahan menjadi Ana yang telah mati. Berharap dia kembali, meskipun sepenuh hati takut itu terjadi. Ketika takdir menghidupkan Ana kembali, sekaligus membawa pulang Ana yang tersesat hampir 14 tahun dulu, akan seperti apakah selanjutnya? KETIKA ANA KEMBALI... by : justcallmemandy
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • One More Time
  • Stars in Your Eyes
  • Haluan Takdir (With Seanna) [END]
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • SURVIVED BECAUSE OF LOVE
  • SASHI
  • FALLING IN LOVE
  • A RECCURING PAST
  • Bittersweet Divorce
  • Aku Tidak Ingin Seperti Ini

Dunia telah jatuh. Kota-kota hangus, langit dipenuhi asap, dan harapan terakhir umat manusia musnah di tangan Demon King. Di tengah puing-puing kehancuran, hanya dua orang yang masih berdiri-Chaeyoung, sang pendekar terakhir, dan Mina, seorang penyihir waktu yang terluka parah. Dengan nafas terakhirnya, Mina menggunakan mantra terlarang. Sebuah sihir kuno yang hanya bisa digunakan sekali, dengan satu syarat-pengorbanan jiwa. Detik sebelum Demon King menjatuhkan serangan terakhirnya, waktu membalik. Chaeyoung membuka mata... sepuluh tahun sebelum kehancuran itu terjadi. Kini, dengan kenangan lengkap tentang masa depan dan luka yang belum sembuh dari kegagalan sebelumnya, Chaeyoung bersumpah untuk mengubah takdir. Ia tidak hanya harus melatih kembali kekuatannya, mencari sekutu yang dulu sempat berjuang bersama, dan menyusun strategi ulang, ia juga harus menemukan Mina... yang di masa ini bahkan belum mengenalnya. Namun, pertanyaan besar membayanginya: bisakah masa depan benar-benar diubah, atau takdir hanya menunggu untuk terulang?

More details
WpActionLinkContent Guidelines