Cinta yang Menemukan Jalan

Cinta yang Menemukan Jalan

  • WpView
    Reads 985
  • WpVote
    Votes 83
  • WpPart
    Parts 49
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 21, 2024
Zoya harus menelan pil pahit bahwa kehilangan abinya selama 26 tahun ini membuat uminya semakin depresi dan tidak dapat ditolong lagi. Dia harus dihadapkan pada pilihan untuk menemukan abinya di Arab Saudi seorang diri tanpa bantuan siapa pun. Kenekatan Zoya membawanya pada sebuah keluarga yang banyak membantu pengungkapan motif di balik hilangnya Abi, hingga rentetan kejadian membuat harapannya pupus untuk membawa abinya pulang. "Bagaimana Umi melanjutkan hidupnya setelah ini? Bagaimana kesehatan Umi? Bagaimana harapannya? Bagaimana janjiku?" Kalimat-kalimat ini kerap membuat bising kepala Zoya hingga sukses mengukirkan rasa luka yang sebelumnya sangat bahagia dalam batinnya. Dia hanya berharap bahwa apa pun yang terjadi, Tuhan akan memberikan jalan pada cinta yang sesungguhnya. "Kau bahkan tidak mengajariku berjalan dengan tanganmu!" - Zoya Yasmina
All Rights Reserved
#906
religi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KEKASIH TAK SAMPAI ✓
  • My Husband ♡ [COMPLETED]
  • Antara Dendam dan Cinta
  • Mom, I'm Sorry
  • transmigrasi fazeya (End)
  • Finding a Soulmate
  • Different (END)
  • Air Mata Cinta Di Teras Surga ( SELESAI )
  • Takdir (Bukan) Pilihan

Namanya Adiba seorang gadis yang sedang mencoba belajar banyak hal terutama mengenai perasaannya. Gadis yang dikenal dekat dengan si kembar Hasan dan Husein. Kisah ini dimulai saat Adiba salah mengira tentang perasaan cintanya. Seiring berjalannya waktu Adiba mulai bimbang dengan perasaannya tersebut sebenarnya untuk siapa Hasan atau Husein, karena selama ini Adiba terus mengejar perhatian Hasan hingga lupa bahwa yang selalu ada adalah Husein. Adiba baru menyadari perasaannya yang salah itu setelah dua tahun lamanya ia mengacuhkan dan menjauhi Husein. Suatu hari ketika Adiba mulai sadar bahwa dirinya begitu egois mengenai perasaannya. Ia malah ditampar kenyataan, Husein yang pergi dengan gadis lain bahkan telah tidur bersama. Perasaannya terpukul yang mendalam dan keluhan-keluhan sakit yang lalu mulai terasa kembali hingga membuat ia kehilangan kesadaran setelah selesai sholat. Adiba di diagnosa mengidap penyakit kanker otak dan harus menjalani serangkaian terapi dan rawat jalan. Hari dimana Husein tau mengenai penyakit Adiba ia sangat merasa bersalah dan memutuskan pergi menjauh dari Adiba. Singkat cerita kondisi Adiba semakin melemah dari waktu ke waktu, membuat dirinya tidak bisa bertahan terlalu lama. Ia meninggal dunia saat hari dimana pernikahan Husein di ikrarkan. Adiba dan Husein saling pergi bukan berarti tidak saling mencintai. Sebab cinta tak harus memiliki. Sebab cinta tak harus bersama. Sebab cinta tak harus sempurna. Dan oleh sebab itu mereka lebih memilih saling meninggalkan cinta tak sampainya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines