Namanya Adiba seorang gadis yang sedang mencoba belajar banyak hal terutama mengenai perasaannya. Gadis yang dikenal dekat dengan si kembar Hasan dan Husein. Kisah ini dimulai saat Adiba salah mengira tentang perasaan cintanya. Seiring berjalannya waktu Adiba mulai bimbang dengan perasaannya tersebut sebenarnya untuk siapa Hasan atau Husein, karena selama ini Adiba terus mengejar perhatian Hasan hingga lupa bahwa yang selalu ada adalah Husein. Adiba baru menyadari perasaannya yang salah itu setelah dua tahun lamanya ia mengacuhkan dan menjauhi Husein. Suatu hari ketika Adiba mulai sadar bahwa dirinya begitu egois mengenai perasaannya. Ia malah ditampar kenyataan, Husein yang pergi dengan gadis lain bahkan telah tidur bersama. Perasaannya terpukul yang mendalam dan keluhan-keluhan sakit yang lalu mulai terasa kembali hingga membuat ia kehilangan kesadaran setelah selesai sholat. Adiba di diagnosa mengidap penyakit kanker otak dan harus menjalani serangkaian terapi dan rawat jalan. Hari dimana Husein tau mengenai penyakit Adiba ia sangat merasa bersalah dan memutuskan pergi menjauh dari Adiba. Singkat cerita kondisi Adiba semakin melemah dari waktu ke waktu, membuat dirinya tidak bisa bertahan terlalu lama. Ia meninggal dunia saat hari dimana pernikahan Husein di ikrarkan. Adiba dan Husein saling pergi bukan berarti tidak saling mencintai. Sebab cinta tak harus memiliki. Sebab cinta tak harus bersama. Sebab cinta tak harus sempurna. Dan oleh sebab itu mereka lebih memilih saling meninggalkan cinta tak sampainya.
More details