Segelintir Asa

Segelintir Asa

  • WpView
    Reads 233
  • WpVote
    Votes 81
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 1, 2022
Kepergianmu masih menyisakan segelintir asa dalam sesalku yang terus saja bertualang tanpa henti. Di relung kalbu kau adalah jejal pada rintik yang menjelma hujan berulang kali, sedangkan di jemariku serupa kanvas yang mulai kehilangan warnanya. Harapan masih ada, tapi sayangnya kesempatan itu hilang tak menyisakan apa-apa. Kemudian, kita sama-sama menghilang dari keterasingan sebuah rasa. - Literatus Bar-Bar *** 𝐃𝐢𝐥𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐩𝐥𝐚𝐠𝐢𝐚𝐭! 𝐂𝐨𝐩𝐲 𝐩𝐚𝐬𝐭𝐞 𝐛𝐨𝐥𝐞𝐡, 𝐭𝐚𝐩𝐢 𝐣𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐥𝐮𝐩𝐚 𝐬𝐞𝐫𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐬𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫𝐧𝐲𝐚. 𝐇𝐚𝐫𝐠𝐚𝐢 𝐩𝐞𝐧𝐮𝐥𝐢𝐬𝐧𝐲𝐚, 𝐲𝐚, 𝐠𝐚𝐢𝐬!
All Rights Reserved
#19
akrostik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diam
  • Senja
  • Secangkir Kopi dan Seutas Rindu [ COMPLETED ]
  • Jodoh Pilihanmu, "Dia Yang Terbaik" (TAMAT)
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • PERLINA
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • En Rêve [COMPLETE]
  • Almost.
  • Ruang Kosong di Antara Jingga
Diam

Diam bukan berarti bungkam Karena diamku berontak Karena diamku menolak Karena diamku menanti Karena dengan diam, aku meminta izin pergi **** Tak memaksa membaca, sebab bacaan perihal rasa Bila sudah nyaman Tetap posisikan pada zona aman Jika mendapat makna yang membekas, tak perlu menyelesaikan lekas-lekas Bila kopimu dingin menunggu, sungguh aku tak bermaksud begitu Baiklah, ucap pamitku agar tak pekat bosanmu --SajakDN

More details
WpActionLinkContent Guidelines