ALPA
  • WpView
    Reads 360
  • WpVote
    Votes 93
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 4, 2021
Parveen adalah seorang gadis yang mengidap sebuah sindrom. Dia selalu berhalusinasi dan menganggap semua itu nyata. Alfano, kekasihnya, sudah berusaha sebaik mungkin namun halusinasi Parveen mengalahkan usaha Fano. Di sisi lain ada Panji yang terlihat sedang mengamati gerak-gerik Parveen dan juga Alfano. Akankah Parveen dapat menyembuhkan sindromnya atau malah semakin larut dalam halusinasinya? --- "Lo tau hal apa yang paling menyakitkan yang selama ini gue lakuin? Percaya kalau lo cinta sama gue!" "Mendingan gue sendiri, larut sama halusinasi yang gue ciptain dan nggak pernah ngerasain yang namanya patah hati. Daripada gue ditemenin sama seseorang yang nyata tapi terus-terusan buat gue kecewa!" --- "Satu hal yang lo belum pahami. Nggak semuanya bisa lo fikirin pakai otak." "Kalau lo terus-terusan mikir perasaan tapi pakai logika, lo selalu nemuin masalah. Bukan cuman lo, gue juga."
All Rights Reserved
#192
misterius
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • Fall And Love
  • IS IT LOVE?  [On Going]
  • Perfect uncle ✓
  • Housemate - Minyul [END]
  • My Duchess / End
  • MY M3SUMM Boyfriend (COMPLETE)
  • In Our Way [TAMAT]
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines