Story cover for UNDER MOON by vemberlynisa
UNDER MOON
  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Aug 12, 2021
"Rekor Muri sebulan tanpa onar Ellora" keren bukan? Semoga seminggu kedepan tidak ada masalah apa-ap'

"Duakk" Belum selesai batinku bersyukur tentang hari-hari indah itu, sebuah bola basket tiba-tiba menghantam keras belakang kepalaku. Seketika tubuhku mendarat dalam paving kotor nan basah karena hujan semalam. Untung aku masih kenakan jaketku karena udara dingin. Tapi berbeda dengan nasib rok ku yang basah dan penuh dengan lumpur. Dan wajahku? Jangan tanyakan! Wajahku sangat sangat aaahh sudahlah. 

'Ashiball'

Gelak tawa mengelilingi sekitarku. Malu dan marah jadi satu rasanya. Aku menarik nafas panjang.

Aku berbalik badan ingin mengatai orang tolol itu, "hei kau, anak daj.."


Disclaimer :

Banyak mengandung kata-kata kasar
Harap bijak dalam membaca!!!

TYPO BANYAK BERTEBARAN, SORRY YGY
Enjoy my story
All Rights Reserved
Sign up to add UNDER MOON to your library and receive updates
or
#280basket
Content Guidelines
You may also like
Felicity [On Going] by ayudiantta
12 parts Complete
BRAKK... "Aww..". Ringisnya. Naya yang belum sepenuhnya sadar berada di atas tubuh orang itu, hanya bisa meringis menahan sakit di dahinya karena terbentur dengan hidung orang yang di tindihnya itu. "Aduh, sakit banget dahi gue, lecet nih kayaknya". Adunya sembari mengusap keningnya yang memerah. "Tapi, kok gue jatuhnya nggak sakit ya". Setelah merasa jika dirinya menabrak seseorang tadi, refleks Naya membuka matanya dan pandangannya langsung bertubrukan dengan mata orang di bawanya, yang 'sialnya malah menatapnya nya dengan tatapan intens dan bibir yang menyunggingkan senyum tipis. Buru buru Naya bangkit dari atas tubuhnya, dan membatu sosok itu berdiri dari jatuhnya. "So-sorry El, g-gue nggak sengaja". Naya meruntuki dirinya yang ceroboh sampai sampai menabrak orang begini. _____________________ "Hm, liat gue". Ujar El dengan tatapan masih tertuju pada Naya. "Ha?". Naya mendongak menatap El, wajah tampannya seakan menghipnotis Naya saat ini. "Lo, cewek waktu itu kan?". Tunjuknya ke arah Naya dengan senyum yang masih tercetak di wajahnya. "I-iya". Ah mengapa Naya merasa dirinya gugup sekarang. El maju mendekatinya yang mengakibatkan Naya refleks memundurkan langkahnya. Mata El seakan menghipnotis Naya, sehingga Naya tidak dapat mengalihkan tatapannya dari mata tajam milik El. "Lo, ng-ngapain". Panik Naya saat tubuhnya terbentur dinding, dan tangan kekar El mengunci tubuhnya. "What it's your name', girl"?. Tanyanya dengan suara serak , yang sialnya' malah membuat jantung Naya kejang kejang. ______________________ _Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan kejadian. Itu semua hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan_ 💯 karangan sendiri!! _____________________ all picture inside © Pinterest
DAKSA [END] by StarNight_SF
46 parts Complete
[FOLLOW DULU SEBELUM BACA] PART MASIH LENGKAP! "Kemana tadi?" Daksa yang mendengar pertanyaan Kara jadi gugup dan bingung harus jawab apa "JAWAB!" ucap Kara dengan nada yang lebih tinggi "Tadi habis..habis...habis..anu..itu..." jawab Daksa bingung dan menggaruk pipinya yang tidak gatal "Jawab jujur atau gue lebih marah" "Tadi gue habis nganterin Elsa belanja ke mall, gue mau nolak sebenernya tapi dia ngancem putus" Kara yang mendengar itu menghebuskan nafas kasar Daksa Pramudya Aksara, laki-laki yang masih duduk di bangku kelas 2 SMA ini memiliki sifat dingin,ganas,cuek,tapi kalau udah ada pawangnya jinak. Daksa adalah salah satu murid nakal sekaligus berprestasi disekolahnya. Daksa memiliki sahabat perempuan yang sangat ia jaga,kalau ada yang ganggu sahabat kesayangannya ini, jangan harap bisa selamat dari amukan Daksa Karana Anastasya Rajendra, perempuan yang masih duduk di kelas 2 SMA ini memiliki sifat yang jutek, galak, tapi penyabar dan penyayang, apa lagi kalau udah berhadapan sama sifat sahabat laki-lakinya itu. Cuma Kara yang bisa jinakin sahabatnya ini. Banyak yang berfikir kalau hubungan Daksa dan Kara lebih dari sekedar sahabat. Tapi keduanya tidak mempedulikan itu, mereka hanya berteman dan mengangap hubungan mereka seperti adik-kakak. Tapi.... tidak ada yang tahukan kedepannya bagaimana Masalah yang datang di hubungan mereka membuat mereka menyadari perasaan mereka yang sebenarnya.... Gambar di cerita : Pinterest Publish : 25/06/21 End. : 18/10/21 TAHAP REVISI REPOST : 11/11/21 SELESAI : 11/12/21 [DON'T COPY MY STORY!!] 🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
Bara [REVISI] by cryhsall
17 parts Complete
[PART DI PRIVAT ACAK, FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Albara yang kerap di panggil Bara, Murid laki-laki paling berpengaruh di SMA Jingga. Pemimpin salah satu ketua geng motor yang terkenal di bandung. Galvatron adalah nama geng besar yang di pimpin oleh Bara. Murid laki-laki yang selalu memakai bandana berwarna hitam di lengan kirinya. Abhigya Ayana Zia, murid perempuan yang tidak terkenal sekalipun sebelum dirinya di kenal banyak orang hanya karena satu orang. Pada awalnya hari-hari di sekolahnya tampak tenang dan aman bahkan gadis itu selalu tersenyum manis pada satu lelaki yang selalu berhasil membuatnya jatuh cinta sedalam itu. Nama nya awal nya maka akan tetap ada pada awalnya saja. Semakin hari, semuanya mulai tampak terlihat berantakan. Ayana kesulitan dengan salah satu lelaki yang selalu menganggu nya. Bahkan lelaki itu menyatakan bahwa dia adalah miliknya seorang. Semuanya menjadi berubah ketika adanya sesuatu di dalam dirinya yang mulai merindukan sosok pengganggu itu. Hingga ketika dirinya mulai menyadari adanya perasaan yang tak biasa muncul untuk sosok pengganggu itu, hal yang tak terduga terjadi. Sebuah insiden dan terungkapnya rahasia dari seorang Bara membuat dirinya menjauh dari lelaki itu. Ketika Bara mendekat maka Ayana akan menjauh. Ketika Ayana mulai merasakan sepi nya sendirian maka Bara akan selalu menemani sepi nya. Namun, semua itu berubah ketika Bara mendengarkan isu tentang dirinya dari seseorang yang tak di kenalnya. Semuanya menjadi terbalik, kini Ayana yang akan selalu mengejar lelaki itu untuk menjelaskan bahwa apa yang di dengar olehnya adalah sebuah kebohongan. Lalu, bagaimana kelanjutan kisah mereka ini? Akankah Bara kembali pada perempuan itu? Atau Ayana yang akan menyerah dan pergi dari pria itu? "Ck, ga tau malu" •• Blurb "Gue ga suka lo deket sama dia!" "Baju apaan itu? Ganti, terlalu terbuka!" "Lo cewe gue tapi kenapa tingkah lo kaya cewe murahan?" "Berisik bangsat!" "Pelacur!"
Capricorn by Baperterussss
11 parts Ongoing
"Aku suka sama Kak Al." Rea mengatakannya tanpa ragu. Tenang. Pelan. Tapi dalam dadanya, jantungnya berdebar seperti genderang perang. Lapangan basket sore itu sepi. Matahari sudah tenggelam separuh, menyisakan semburat jingga yang menggantung di langit. Angin membawa bau rumput basah dan suara tiang ring basket yang berderit pelan. Di tengah sunyi itu, Rea berdiri, seragamnya masih rapi, rambutnya dikuncir seadanya, dan matanya menatap Kak Al, lurus. Alvano menoleh, pelan. Keringat masih menempel di pelipisnya, dan bola basket tergenggam di tangan kirinya. Ia diam. "Apa tadi?" tanyanya, suaranya rendah. Tidak kaget. Tapi juga tidak menjawab. Rea menarik napas. Ia benci mengulang. Tapi kali ini berbeda. "Aku suka sama Kak Al," ulangnya, lebih lirih. "Dari awal aku lihat Kakak main di lapangan. Aku tahu ini mungkin... aneh. Tapi aku cuma pengen jujur." Ia tidak terbiasa berkata seperti ini. Tidak terbiasa membeberkan isi hati. Tapi Rea bukan pengecut. Ia adalah seseorang yang lebih takut menyesal karena diam daripada malu karena gagal. "Aku tahu Kakak mungkin nggak mikir apa-apa. Tapi aku cuma pengen bilang," lanjutnya. "Supaya kalau besok-besok aku canggung atau... ngelihatin Kakak diam-diam, Kakak tahu alasannya." Sunyi. Kak Al memutar bola basket di ujung jarinya. Lalu berhenti. Tatapannya tidak tajam, tapi ada sesuatu yang menggantung di dalamnya. Berat. "Rea..." katanya. Lembut. Tapi nadanya membuat dada Rea mengeras. "Kamu manis. Kamu juga berani. Tapi..." Rea mengangguk pelan, mencoba tersenyum meski wajahnya menegang. "Aku udah punya pacar." Deg. Rea tidak menangis. Tidak mundur. Tidak bertanya siapa. Ia hanya berdiri. Diam. Lalu berkata, "Nggak apa-apa, Kak." Yang tidak dia tahu, pacar Kak Al itu... adalah Dara. Kakaknya sendiri. Dan semuanya... baru saja dimulai.
You may also like
Slide 1 of 9
We Are One cover
Felicity [On Going] cover
DAKSA [END] cover
101 Days Before In January  cover
ARESKA DAN ALENTA (End) cover
Arsyilazka cover
Bara [REVISI] cover
Renjana cover
Capricorn cover

We Are One

7 parts Complete

[FOLLOW DULU SEBELUM BACA!] JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK! "Menurut lo cinta itu apa?" tanya seorang gadis. "Perasaan sayang seseorang kepada lawan jenisnya. Misalnya kalo kita cinta sama seseorang, orang itu akan lebih sering ada di fikiran kita, jadi sering ngerasa rindu sama dia, ngerasa seneng kalau ada disamping dia, dan banyak hal lagi." jelas seorang lelaki. "Berarti gue cinta sama lo" "Ha?" tanya lelaki itu. "Gue ngerasain itu semua sama lo" "Tapi gue nggak cinta sama lo" Gadis itu melihat lelaki yang duduk disebelahnya. "Trus apa gunanya hati gue diciptain, kalo nggak bisa ngerasain balasan cinta dari lo?" "Fungsi hati lo banyak. Untuk membersihkan darah, produksi protein, menyimpan nutrisi, netralisir dan menawar racun, dan lain-lain." "Maksud gue bukan itu. Pokoknya gue nggak mau tau. Lo harus tanggung jawab karena udah buat gue baper." "Nggak mau" "Pokoknya sekarang kita pacaran. Titik."