I'm Not Okay

I'm Not Okay

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 20, 2022
Menceritakan Seorang gadis cantik dan ramah yang dibully,dihina, dicaci-maki dan dijadikan babu oleh teman dan adik kelasnya, membuatnya menjadi anak yang introvert dan menjadi anak yang tidak banyak berbicara ketika berada diluar rumah. Tidak hanya lingkungan sekolahnya saja diadi bully, Ternyata dirumahnya juga dia selalu diremehkan oleh ibu dan adik perempuan pertamanya. Setelah kakek dan neneknya meninggal dunia Bellia selalu diperlakukan tidak adil oleh ibunya. Sekejam itu dunia padanya sampai dia hilang jati dirinya sendiri,hingga dia tidak percaya lagi kepada orang-orang sekitarnya. Seburuk itu dampaknya hingga mengubah seorang anak yang periang menjadi anak yang introvert. Akankah Bellia bertahan hingga akhir atau dia akan menyerah dan mengakhiri hidupnya? ntahlah #bully #bullying #STOPBULLYING
(CC) Attrib. NonComm. NoDerivs
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LUKA LILY {Revisi}
  • AMORA Wounded Girl (Perjodohan)
  • Beri aku kesempatan sekali saja
  • kisah cya (Telah Terbit)
  • QUEEN OF SCHOOL
  • Trauma terhadap Bullying
  • KEPERGIAN SENJA
  • Nayara [ TERBIT ]
  • 𝓑ehind the rain
  • Adelia Story

DALAM TAHAP REVISI🚫 Lily lahir dalam kebencian. Ibunya meninggal dunia setelah melahirkannya, membuat ayah dan ketiga kakaknya membencinya sejak ia masih bayi. Di rumah mewah milik keluarganya, Lily hidup seperti bayangan-selalu dimaki, dipukul, dan diperlakukan seperti bukan bagian dari keluarga. Ia hanya boleh makan setelah mereka selesai, tidur di gudang yang dingin, dan naik angkutan umum ke sekolah sementara kakak-kakaknya menikmati kemewahan. Namun, penderitaan Lily tidak berhenti di rumah. Di sekolah, ia menjadi sasaran perundungan, dihina, dan diabaikan seolah-olah ia bukan manusia. Tidak ada seorang pun yang peduli. Tidak ada yang melihat luka yang ia sembunyikan-baik luka di tubuhnya maupun luka yang jauh lebih dalam, di hatinya. Hingga suatu hari, tubuhnya mulai melemah, demam yang tidak kunjung sembuh, dan kelelahan yang terus menghantuinya. Tanpa sepengetahuan siapa pun, Lily mengidap leukemia. Namun, bahkan dalam sakitnya, keluarganya tetap tidak peduli. Mereka bahkan berharap ia segera mati. Sampai akhirnya, Lily menyerah. Ia benar-benar pergi untuk selamanya. Saat itulah, untuk pertama kalinya, rumah itu terasa sepi. Tidak ada lagi suara langkah kecilnya, tidak ada lagi sosok lemah yang selama ini mereka abaikan. Dan saat semua orang mengetahui penyakit yang ia derita, penyesalan pun datang terlambat. Tetapi Lily tidak akan pernah tahu itu-karena dia telah pergi, membawa semua luka dan kesepiannya ke tempat yang lebih tenang. #kematian (1) (10/02/25) #benci (1) (02/04/25) #kepergian (1) (21/02/25)

More details
WpActionLinkContent Guidelines