Sang Pemilik Luka

Sang Pemilik Luka

  • WpView
    Reads 4,483
  • WpVote
    Votes 464
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 30, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Tentang Naomi Meishana Eloise-gadis dengan luka yang tak terlihat. Di balik keceriaannya , tersimpan jiwa yang telah lama lelah disakiti, terutama oleh sosok yang seharusnya melindunginya: ibunya sendiri. Meisha tumbuh dengan luka yang tak pernah benar-benar sembuh, dan takdir seolah tak pernah berpihak padanya. Ia terus berjalan, menyembunyikan luka di balik senyuman tipis dan diam yang rapat. ***** "Jauhkan kucing itu dari gue!" bentak Meisha dengan suara bergetar. Nafasnya memburu, dadanya naik turun tak terkendali, dan matanya mulai berkaca-kaca. "Why? Lo phobia?" tanya Keenan, bingung. "Gue trauma... sama makhluk berbulu itu. Tolong, jauhin..." bisik Meisha lirih, sebelum akhirnya isak tangis pecah dari bibirnya. Keenan langsung tersentak, buru-buru menurunkan kucing itu dari pelukannya. Dengan perasaan bersalah, ia meraih bahu Meisha yang mulai bergetar hebat. "Maafin gue... gue bener-bener gak tau. Gue gak bermaksud bikin lo kayak gini." Suaranya melembut, penuh penyesalan. Ia lalu memeluk Meisha perlahan, menenangkan gadis itu sambil mengusap punggungnya dengan lembut. "Apa yang bikin lo bisa sampai segini traumanya?" tanyanya pelan. Meisha diam. Sesaat kemudian, ia menggeleng pelan, menahan perih yang belum siap dibuka. "Maaf... untuk sekarang, gue belum siap cerita."
All Rights Reserved
#7
meisha
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • Davin [On Going]
  • Cerita Alexa
  • Pak Dokter & Buk Tani
  • Secangkir Teh
  • DAISHA (0.1)
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • Maaf (Sequel Off T.A.A.O) | SELESAI REVISI
  • DELORA ✓
  • Jika esok Tak Pernah Ada

Cleo, si 'Ratu' kejam, tidak ada yang mampu menaklukannya. Baginya semua pria kecuali yang berguna baginya adalah kuman yang mengotori jalannya. Bahkan ayahnya pun, ia buat kalah dan menangis pada permainan yang ayahnya atur sendiri. Gadis bar bar yang tidak percaya cinta sampai Zealan, si bocah iblis masuk ke dalam hidupnya lagi dan menariknya dalam perjalanan roller coaster yang melelahkan, namun selalu membuat Cleo penasaran dan tidak bisa menolak. Cleo yang akhirnya mulai tergerak harus menelan pill pahit saat menemukan fakta kenapa zealan mengejarnya. ~🖤~ Kamu... sedikit manipulatif." Cleo memilih kalimatnya dengan hati-hati. Bukannya mengelak atau tersinggung, Zealan malah tersenyum. "Kenapa kakak bisa punya pikiran kaya gitu?" "Karena kamu buat aku berpikir kalau kamu.... Menyukaiku. Cleo hanya bisa menyelesaikan kalimatnya di dalam hati. "Aku apa?" Tanya Zealan dengan nada tenang namun matanya tidak bisa menutupi antusias yang ia rasakan. "Kamu bocah iblis!" Kata Cleo dengan geram. Raut wajah Zealan meredup dengan jawaban asal Cleo. Jelas dia menginginkan jawaban lain dari Cleo. "Bagaimana jika, apa yang kamu pikir itu benar? Apa yang kamu pikirkan tentang aku ke kamu itu benar?" Bisik Zealan di telinga Cleo. "Apa yang akan kamu lakukan, Cleopatra?" ~🖤~ "Kau membuktikan sesuatu padaku. Bahkan ada orang yang bisa lebih brengsek darinya." Suara Cleo bergetar. "Aku membencimu!" Kata Cleo sambil menggretakkan gigi saking geramnya. Satu tetes air mata Cleo mengalir dipipinya. "Lebih dari aku membencinya! Jangan pernah muncul dihadapanku lagi!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines