11/12 (Hiatus)

11/12 (Hiatus)

  • WpView
    Reads 118
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 21, 2021
Suka,Luka,dan Duka ~sangbayu_ , 11/12 Aku baik-baik saja, ini hal yang biasa untukku. Pergilah, seperti semua yang berjanji untuk tinggal. Aku sudah terbiasa. "tidak ada yang lebih menyakitkan dari kesedihan yang tidak bisa di tangiskan"~Syaqilla Gharaa Adilla Kisah perempuan kuat yang setiap malamnya selalu berdo'a dan meminta kepada tuhannya,"kapan Ara bahagia tuhan?" ucapnya lirih sambil membenamkan wajahnya ke bantal untuk meredam tangisnya. "tangis mu adalah luka untukku, tersenyumlah aku Bersama mu" ~seorang lelaki yang menjadikan Syaqilla Gharaa Adilla adalah semestanya. Mereka hanya ingin tahu, bukan PEDULI!!! cover by pinterest 2021
All Rights Reserved
#50
araa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nathalea
  • Lentera Redup {SELESAI}
  • Nanti Juga Sampai
  • HIDDEN I (The End)
  • TAKDIR
  • LUKA
  • Full Of Scratches
  • Ada(Ra)Dewa [END]
  • Delan [slow update]#SMW
Nathalea

Anak Kedua dengan Seribu Tangisnya "Lea, nanti kalau udah gede jagain abang sama adeknya." "Terus yang jagain Lea siapa?" "Lea anak cewek, jadi harus mandiri." Sejak kecil, Nathalea Arunika Senjana (Lea) hidup dengan beban yang tak seharusnya ia tanggung. Sebagai anak kedua dari tiga bersaudara, ia harus menjadi pengganti kakaknya yang gagal dan selalu mengalah untuk adiknya. Ibunya tidak pernah melihat perjuangannya. Bagi sang ibu, Lea hanya anak yang harus menurut, yang harus bisa segalanya tanpa mengeluh. Setiap kesalahan selalu dibebankan padanya, setiap keluhan dianggap sebagai alasan. Di sisi lain, ayahnya tak pernah peduli. Kesibukannya bekerja membuatnya tak pernah benar-benar hadir dalam hidup Lea. Tidak ada sosok yang bisa ia andalkan, tidak ada tempat untuk bersandar. Baginya, rumah bukanlah tempat pulang yang hangat, melainkan tempat di mana ia harus terus berjuang sendirian. Tidak peduli seberapa lelah atau sakitnya ia, Lea harus tetap kuat. "Mama nggak mau tahu, kamu harus bisa!" "Papa sibuk, jangan ganggu Papa dengan hal sepele." Lea terus berusaha menjadi kuat, menelan semua sakitnya sendirian. Tapi sampai kapan? Sampai kapan ia harus menahan semua luka yang tak pernah terlihat? Sampai kapan ia harus selalu salah dan tak pernah dimengerti? 🥈#hujan 25/04/2025 🥇#terluka 11/09/2025 🥇#tekanan 26/04/2025 6 #broken 22/04/2025 3 #anaktengah 21/03/2025 1 #bandung 25/09/2025 no coppy, usahakan vote [on going]

More details
WpActionLinkContent Guidelines