Story cover for Lara by deyaa37
Lara
  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Aug 13, 2021
[ALANGKAH BAIKNYA FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA]

'𝓟𝓪𝓭𝓪 𝓼𝓲𝓪𝓹𝓪 𝓻𝓲𝓷𝓭𝓾 𝓲𝓷𝓲 𝓱𝓪𝓻𝓾𝓼 𝓴𝓾 𝓹𝓾𝓵𝓪𝓷𝓰𝓴𝓪𝓷
𝓚𝓪𝓻𝓮𝓷𝓪 𝓻𝓲𝓷𝓭𝓾𝓴𝓾 𝓲𝓷𝓲 𝓽𝓪𝓴 𝓫𝓮𝓻𝓽𝓾𝓪𝓷'


______

"Lo gak pernah ngertiin perasaan gue, Dhien."

"Tapi lo harus ngertiin posisi gue saat ini, Ra."

"Lo egois, selalu ingin dimengerti tanpa mikirin perasaan gue, Dhien."

"Tapi dia butuh gue, Ra."

"Terus gue? Gue juga butuh lo, Dhien. Lo pacar gue yang seharusnya selalu ada disisi gue, saat gue ngebutuhin pundak lo."

"Ra-"

"Gue mau kita putus! Lo juga lebih mementingkan orang lain dibandingkan cewek lo sendiri kan."

"Kalau pisah bisa buat lo lega, memang sebaiknya kita gak pernah bersatu, Ra."

"Lo payah, selalu menyerah sebelum berjuang."

______

"Bahkan kita belum sempat menjadi senja, tapi lo selalu memberi titik pada cerita kita, Adhien."

"Gue pengen benci lo, tapi gak bisa."

"Lo jahat, dhien."

"I really miss you."

______

Start → 13 Agustus 2013
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Lara to your library and receive updates
or
#165lara
Content Guidelines
You may also like
BarraKilla by novaadhita
64 parts Complete
LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!
Why Do You Love Me [COMPLETED] by veranicaquincy
19 parts Complete
The time has come That we must be a part The memory is still in my mind But you have gone And you leave me a lone Why do you love me So sweet and tenderly I do everything to make you happy... But now everything It's only a dream A dream that never comes I only wait Till true love will come Why do you love me So sweet and tenderly I do everything to make you happy... But you have gone... And you life me a lone.... Ini adalah sebuah lagu yang selalu mengingatkanku pada seseorang. Karena dia, aku jadi cewek yang merasa sangat bahagia di dunia ini, karena dialah yang membuatku slalu tertawa ceria dan gembira saat bersama dirinya. "Kenapa kamu mencintaiku? Kenapa kamu bisa peduli sama aku? Kenapa kamu berubah pikiran? Kenapa kamu bisa berbeda dari yang dulu membenci aku, dan sekarang kamu malah bilang kalau kamu mencintaiku?" "Maafkan aku yang dulu telah membuat hatimu terluka Rissa, aku benar-benar minta maaf karena gara-gara aku, kamu selalu menangis dan malu didepan teman-teman. Tapi sekarang, aku beda! Aku janji demi kamu aku berubah Karena aku sayang, cinta, suka sama kamu. Dan karena kamu telah menjadi Bidadariku di Hatiku saat ini hingga selamanya!!!" Kata-katanya yang manis, wajahnya yang begitu terlihat lembut dengan tatapan matanya, keharuman tubuhnya disaat aku ada didekapan tubuhnya. Itu adalah memoriku yang akan selalu kuingat. Tidak akan kulupakan sampai kapanpun.... Suatu ketika memori yang kuanggap begitu indah, hilang begitu saja. Orang yang kucintai selama ini, pergi meninggalkanku sendiri. Aku baru menyadarinya sekarang, bahwa aku harus merelakan sebuah memori yang sangat aku sayangi. Aku hanya bisa menunggu cinta sejati atau memoriku yang baru lagi. Disaat aku sudah bisa merelakan ia pergi dan berusaha untuk dapat melupakannya kembali.
You may also like
Slide 1 of 9
BarraKilla cover
Because I'm Stupid (End) cover
AZZKARA cover
G.H.E.A ✔[END] cover
Rara & Reyhan (End) cover
VAGALDARA [TERBIT] cover
BEFUDDLES (SELESAI) cover
Sincere (Nara) cover
Why Do You Love Me [COMPLETED] cover

BarraKilla

64 parts Complete

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!