DERANA [lee Haechan]

DERANA [lee Haechan]

  • WpView
    Reads 116
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 14, 2021
WpInfo
Fanfic
NCT
"Derana yang berarti tabah" HELMI Ketika dunianya terasa hancur dan ketika hari-harinya hanya diisi rindu, rindu akan sosok yang dipanggil mamah, rindu akan bahagia yang sudah lama tak pernah ia rasakan. Ia memang selalu dikelilingi banyak orang-orang baik, tapi dia butuh tahu kenapa seorang mamah tega meninggalkan anak yang telah ia lahirkan dengan jerih payahnya. Tapi dibalik itu semua dia tetap percaya, Tuhan akan selalu baik Dan selamanya Tuhan baik, Tuhan punya skenario-Nya sendiri untuk segala kehidupan yang Ia ciptakan. Helmi hanya harus tabah, saat semesta dengan senang hati memberikan segala tawa lalu berganti dengan luka.
All Rights Reserved
#144
weeekly
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Angkasa dan Cerita
  • Forget me not
  • ✔️ completed ✔ Home ✧ NoRen !¡
  • Take It : Hae/Cal (ON HOLD)
  • Jeandra | Lee Jeno ✓
  • BOUND BY DESIRE
  • Homesick [END]
  • Bukan Mommy Kita (nahyuck) ✔
  • Mawar Kuning √ { THE NEXT STORY } || Dream 00l
  • Forever Neverland

Hidup tak pernah benar-benar bisa ditebak. Kadang, harapan yang dibangun sejak kecil hancur seketika oleh kenyataan yang tak diundang. Narthana adalah anak laki-laki yang tumbuh dengan cinta dan impian besar. Sejak kecil, ia percaya bahwa keluarganya adalah rumah paling aman di dunia-tempat di mana Papa dan Mama akan selalu ada, menggenggam tangannya hingga dewasa nanti. Ia pernah berkata, suatu hari nanti, ia akan membawa kedua orang tuanya keliling dunia, naik pesawat besar miliknya sendiri. Tapi hidup tak pernah bertanya apakah kita siap kehilangan. Ketika kenyataan mengguncang fondasi kebahagiaannya, Narthana dipaksa tumbuh dalam sunyi. Ia harus menelan pahitnya perpisahan yang tak bisa dilawan, dan memeluk luka yang tak bisa dipulihkan waktu. "Mulai hari ini, Nana bersama Papa, ya?" Kalimat yang sederhana, tapi menyimpan beban yang tak terucapkan. Ini adalah kisah tentang kehilangan, tentang janji yang tak selalu bisa ditepati, dan tentang bagaimana seorang anak belajar menerima takdir tanpa kehilangan jiwanya. Sebuah perjalanan yang mengajarkan bahwa hidup tak selalu tentang memiliki, tapi tentang bagaimana tetap mencintai-meski dari kejauhan. Sebab Tuhan menulis kisah setiap manusia dengan cara yang berbeda, dan setiap air mata menyimpan makna yang tak pernah sia-sia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines