Story cover for BERLAN by kokomkomala061
BERLAN
  • WpView
    Leituras 85
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Capítulos 3
  • WpView
    Leituras 85
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Capítulos 3
Em andamento, Primeira publicação em ago 13, 2021
ketua Araster itu berwajah sangat amat sempurna dan dia terkenal karna wajah dan sifat dingin nya, tetapi ketika dia marah maka dia tidak memandang bulu sekalipun, 

Banyak kejadian² yang mengganggu pikiran nya tapi bagaimana jika ada gadis lugu dan polos yang langsung nyelonong masuk ke hati nya?
Dan bagaimana dengan perjodohan nya dengan gadis yang tak ia kenal? 




"Berlin sekarang udah cinta sama Milan"
"hm"
"ih ko cuma 'hm' doang sih!" gadis itu menghela nafas.
"MILAN! KAMU MAU GAK JADI PACAR BERLIN!!" teriak gadis itu dengan kencang.
"kenapa harus bilang? Tanpa lo bilang juga kita udh pacaran"

--------------------------------------------------



PERINGATAN ⚠️

MENGANDUNG UNSUR KASAR DAN BAPER!!
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar BERLAN à sua biblioteca e receber atualizações
ou
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Stay (Away), de hazelaice
64 capítulos Concluída
⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
Caramel cover
Stay (Away) cover
ALEXON [END] cover
SAMUEL (on Going) cover
Bad-Boy (Complete) cover
ALGRAZ  cover
CINTA RIVAN UNTUK PRITA cover
DERAN cover
oh you Reynand♡! cover
Zeraya  cover

Caramel

67 capítulos Concluída

[ T A M A T ] "Punya mulut dijaga!" desis Caramel. "Ngapain gue jaga mulut gue buat orang yang kasar dan nggak tau sopan santun kaya lo!" balas Malvin ketus. Caramel mengangkat sebelah alisnya lalu berjalan mendekat kearah Malvin hingga jarak diantara mereka hanya tersisa setengah jengkal saja. Caramel berjinjit menyamai tinggi Malvin lalu ia langsung menggigit bibir bawah cowok itu dengan kencang. "Kan gue udah bilang, punya mulut dijaga." Caramel menyunggingkan senyum lalu melangkah pergi dari sana. Berawal dari pertemuan yang tak mengenakan dengan cowok berperawakan tinggi itulah yang malah membuat Caramel tak bisa jauh-jauh darinya. Selalu ada saja kejadian-kejadian yang melibatkan keduanya yang membuat mereka jadi tambah dekat satu sama lain, seperti seakan-akan mereka tercipta memang untuk dipersatukan. Cowok dengan nama belakang Adhitama itu telah berhasil menjadi kelemahan Caramel si gadis egois. Bertengkar karena hal spele sudah menjadi hal yang biasa bagi keduanya, sebab mereka bersatu pun karena sebuah rasa benci. Rasa benci yang kemudian berkamuflase menjadi rasa ingin memiliki. Tapi akankah mereka bisa terus bertahan dengan sifat egoisnya masing-masing?