Di Tuliskan Takdir

Di Tuliskan Takdir

  • WpView
    Leituras 260
  • WpVote
    Votos 28
  • WpPart
    Capítulos 21
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, fev 8, 2025
WpInfo
Ficção
Romance
Masih menjadi misteri bagaimana kehidupan remaja itu di lalui Entah dengan keringat atau air mata,sedangkan alur hidup terus berjalan. Masa remaja dengan segala ego,nafsu dan semangat yang menggebu membuat semua alur seperti gelombang tata surya,tak faham dan rumit untuk di fahami Semua mata melihat dengan cara sendiri,tak ada yang tau bagaimana mata itu melihat dan kepala itu terisi. Bahkan pijakan kaki setiap orang tampak tak selalu sama. Ini adalah masa remaja seorang manusia yang melihat dengan ke dua matanya, melihat semesta terus berjalan tanpa menghiraukan semua yang ada di isinya.
Todos os Direitos Reservados
#35
ale
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • AZAM : Satu Langit Dua Doa
  • Imamku Badboy (SUDAH TERBIT) ✔
  • MEET AFTER PARTINGE
  • SILENCED AT 302 [END]
  • Tenang bertemu Riuh
  • Pink Hours
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Feels Far [COMPLETED]
  • Hari - Hari Normal Bersamamu

"Kita memang memandang langit yang sama, tapi di setiap do'a kita melayang ke arah yang berbeda." Azam, seorang siswa SMA kelas XI, tumbuh dalam keluarga yang taat beribadah, tenang, dan penuh dengan prinsip. Hari - harinya sederhana: sekolah, nongkrong bareng teman - temannya, dan menatap hidup dengan logika yang rapi. Hingga seorang siswi pindahan bernama Evelyn muncul dalam kehidupannya, berbeda keyakinan, berbeda cara pandang, tapi perlahan mengusik isi kepalanya. Evelyn datang dengan luka yang disembunyikan di balik senyumnya. Ia gadis yang terlihat kuat, tapi jauh di dalam hatinya, ada keresahan yang tak bisa ia bagi ke sembarang orang. Di tengah dinamika sekolah, mereka dipertemukan dalam momen - momen kecil yang tak pernah mereka duga akan tumbuh menjadi sesuatu yang besar. Akan tetapi, bagaimana jika kedekatan itu justru menuntun mereka ke batas yang tak pernah disepakati? Bagaimana jika rasa itu hadir, tapi dunia tak mengizinkannya tumbuh?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo