SHE IS SIMPLE
  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 23, 2021
Harana Anggina adalah seorang mahasiswi di SMA NAWASAKTI yang memiliki paras wajah yang cantik dan anggun,tetapi harana dwiangriana yg biasa di panggil Hana ini sangat bodoh dan pemalas, walaupun demikian ia tetap amat di manja oleh bunda nya,Hana mempunyai seorang sahabat dari sejak ia SMP sampai skrng yg bernama mirea ,mirea sudah di anggap sebagai kakak oleh Hana,karna org nya yang sangat dewasa dan bijaksana,Hana juga menyukai teman sekelasnya yang bernama Bagas,bagas berasal dari keluarga tidak mampu,yang tinggal bersama bibi nya dan juga sepupu perempuan yang seusia dengan nya,org tua Bagas sudah berpisah sejak bagas masih kecil,ibu nya sudah meninggal,sementara ayah nya tidak tau kemana keberadaan nya,Bagas bekerja di sebuah bengkel bekas paman nya yg sudah meninggal,sekarang Bagas menjadi tulang punggung dikeluarga bibinya,Bagas sudah menganggap bibinya seperti ibunya sendiri,begitu juga dengan sepupu perempuan nya yg sudah ia anggap seperti kakaknya,Bagas tidak pernah menyukai siapa pun karna dia tidak mempunyai waktu untuk bermain ²,karna dia harus bekerja dari pulang sekolah sampai larut malam,Bagas yang dikenal tidak banyak bicara di sekolah,ntah karna tidak punya teman atau mmg sikap nya yg sangat angkuh kepada orang lain,dan juga Bagas sangat pintar di sekolah nya,karna kepintarannya itu dia diberi beasiswa untuk sekolah di SMA swasta ini,
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Yang Selalu Diremehkan
  • FATAMORGANA [ END ]
  • Ignasia: Di Balik Gerbang Asrama (Harqeel)
  • THE MIRACLE IS YOU
  • MEET AFTER PARTINGE
  • Falling into the World of Modeling
  • Puisi Cinta [END]
  • Lovey Dovey

Angga, seorang remaja pendiam yang gemar menggambar, selalu dianggap tidak berguna oleh ayahnya yang keras dan otoriter. Dalam keluarga yang mengagungkan prestasi akademik dan kesuksesan finansial, minat Angga terhadap seni dianggap sebagai hal sepele yang tidak memiliki masa depan. Hari demi hari, Angga dihujani kata-kata kasar dan sindiran yang menorehkan luka di hatinya. Di sekolah, Angga juga bukan siapa-siapa. Ia adalah bayangan yang tak terlihat, seorang anak yang duduk di pojok kelas, diam tanpa suara. Hanya secarik kertas dan pensil yang menjadi sahabat setianya. Namun, dalam dunia sketsa hitam-putih itu, Angga merasa bebas. Ia bisa menciptakan dunia yang ia inginkan - dunia di mana ia adalah pahlawan utama yang tak tertandingi. Namun, semua itu berubah ketika Angga bertemu dengan seorang mentor tak terduga, seorang pelukis jalanan yang pernah merasakan pahitnya diremehkan. Lewat bimbingan mentornya, Angga mulai menemukan kekuatan dalam dirinya. Ia belajar bahwa setiap goresan pensilnya adalah suara yang tak lagi bisa diabaikan. Seiring waktu, Angga mulai menunjukkan kemampuannya. Namun, ketika kesempatan besar datang - sebuah kompetisi seni bergengsi - Angga harus memilih antara mengejar mimpinya atau tetap tunduk pada bayangan sang ayah. Akankah Angga berhasil membuktikan bahwa ia lebih dari sekadar bayangan, atau justru tenggelam semakin dalam dalam cemoohan dan keraguan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines