Debaran untuk Jo

Debaran untuk Jo

  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 16, 2021
Aruna,seorang remaja yang baru masuk SMP. Remaja cerdas dan periang yang tak sengaja Jatuh Cinta dengan Anak Laki laki yang ia lihat didepan pintu kelas 7a. Aruna yang sebelumnya memendam rasa selama 5 tahun dan sekarang bertekad untuk menyatakannya. apa Aruna berhasil? "Aruna tau Jo,Kita ga akan pernah bisa bersatu... dekat dengan Jo hanya hayalan yang tidak akan pernah jadi kenyataan. Tapi Aruna pastikan, Jo akan dengar sendiri Debaran yang selama ini Aruna pendam selama 5 tahun lamanya!". Jo, remaja Laki laki yang tanpa disangka harus menarik kata katanya kepada Aruna. Apakah Jo punya rasa yang sama dengan Aruna? atau malah mengabaikannya. "ARUNA BANGUNNN JANGAN TINGGALIN GUA ARUNAA,GU-GUA SAYANG LUU ARUNAA BANGUN JANGAN PERGI!!". Tangisan Jo pecah akankah mereka bahagia? atau malah menjadi luka? -bahasa non baku -typo bertebaran -karya sendiri -baru belajar selamat membacaa!!!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALUNA
  • AURORA
  • Possesive Playboy
  • Mari Saling Bicara
  • {LOVE ENDS HAPPILY}
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Waiting Without A Promise
ALUNA

Cinta, kadang tak meminta untuk dimiliki. Ia hanya ingin ada, hidup, dan tumbuh, meski tak pernah berbalas. Aluna tahu betul bagaimana rasanya mencintai seseorang dalam diam. Ia tahu seberapa besar rasa itu tumbuh dalam hatinya-tulus, dalam, dan tak bersyarat. Ia mencintainya sepenuh hati, namun tak pernah sekalipun berharap untuk menggenggamnya. Sebab sejak awal, cinta itu ditakdirkan untuk tidak dimiliki. Dalam sunyi, Aluna menyimpan rasa itu. Ia tak pernah mengganggu langkahnya, tak pernah menuntut lebih dari sekadar bisa melihatnya bahagia. Dan saat takdir berkata laki-laki itu akan berjalan bersama orang lain, bukan dirinya, Aluna tidak menyalahkan semesta. Ia hanya menunduk, tersenyum pahit, lalu berdoa-semoga lelaki itu menemukan kebahagiaan yang paling layak, meski bukan bersamanya. Melalui musim-musim yang berganti, Aluna tumbuh bersama luka dan ketegaran. Ia belajar bahwa merelakan bukan berarti kalah. Ia percaya, cinta tak pernah sia-sia jika dijalani dengan hati yang ikhlas. Karena pada akhirnya, ia tetap bersyukur-bersyukur pernah mencintai dengan seutuhnya, meski hanya dalam diam, meski harus melepas tanpa pernah menggenggam. Aluna adalah cerita tentang ketulusan, pengorbanan, dan kekuatan doa. Sebuah kisah yang menegaskan bahwa cinta sejati tak selalu berujung pada kebersamaan, tapi bisa hidup abadi dalam doa yang diam-diam dipanjatkan setiap malam. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines