With Him

With Him

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 19, 2021
Rutinitas pergi ke kampus, mengerjakan tugas, bersosialisasi, mengerjakan ujian, sampai ikut organisasi Naira lakukan seperti mahasiswa pada umumnya. Naira kira semua kegiatannya tidak akan berubah, sampai ia menginjak tahun kedua kuliahnya, pria itu datang ke kehidupannya. Untuk pertama kali di dalam hidupnya, datang seorang pria yang membawa kebahagiaan tak ternilai untuknya. *** "Karena pas bareng dia, gue ngerasa bebas. Gue ngerasa...hidup." -Naira Dewi Putri
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Before Us✓
  • My Crush Boy Next Door (END) -TAHAP REVISI
  • ADORKABLE
  • Gula - Gula
  • GHAIKA (REVISI)
  • Kumpulan Novelet Romansa (one shoot)
  • Choice (END)
  • Titik Nadir
  • Tingkat Dua

Jatuh cinta pada Grisha Kania adalah sesuatu yang selalu Gabriel lakukan dalam separuh hidupnya. Dengan mengamati gadis itu diam-diam, setidaknya Gabriel merasa cukup. Tetapi, ketika mereka bertemu di reuni SMA, semua tak lagi sama. Gabriel tidak bisa membayangkan jika Grisha Kania dimiliki orang lain. Maka, dengan segenap keberanian dan membawa seluruh perasaannya untuk Grisha Kania, Gabriel akhirnya mendekati gadis itu. Sementara, dicintai oleh Gabriel Tirtanara adalah hal terakhir yang ingin Gris rasakan dalam hidupnya. Dia membenci Gabriel lebih dari apa pun. Karena pemuda itu punya banyak pacar yang tersebar hampir di seluruh fakultas. Namun, takdir memaksa mereka untuk bersatu. Grisha Kania akhirnya mengerti bahwa hanya Gabriel Tirtanara yang pernah mencintainya sebesar ini hingga ia pun turut jatuh cinta sejatuh-jatuhnya kepada Gabriel. Semesta seolah gemar sekali bermain-main dengan perasaan mereka. Semesta membuat mereka terbuai dengan perasaan-perasaan yang indah hingga mereka tak menyadari bahwa segala hal yang terjadi di antara mereka adalah kesalahan. Gris tersenyum miring. "Sejak awal seharusnya kita nggak memulai ini, kan, El?" "Maksud kamu, kita adalah kesalahan yang mutlak, kan?" TAMAT

More details
WpActionLinkContent Guidelines