AGASTYA [ END ]

AGASTYA [ END ]

  • WpView
    Reads 15,755
  • WpVote
    Votes 2,186
  • WpPart
    Parts 50
WpMetadataReadComplete Sun, Dec 11, 2022
[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] "Cinta itu hanya membawa luka yang berakhir menjadi duka." Cia tidak pernah mengira bahwa cinta yang membuatnya bahagia akan menjadi cinta yang membuat dirinya mempunyai fobia. Philophobia, fobia jatuh cinta. Itulah fobia yang gadis itu alami saat ini. Andai saja kedua orang tua Cia mengerti bahwa putri mereka menaruh banyak luka dan trauma. Mungkin ia tidak akan mengidap penyakit tersebut. Cia tumbuh menjadi gadis penuh luka yang takut akan cinta. Hingga ia lupa bahwa sebelumnya mempunyai pria yang tulus mencintai dirinya. Pria itu bernama Agas. Seorang remaja yang selalu merasa kehadiran Cia di dunia ini menyempurnakan segala kisah dalam kehidupannya. Namun ketiga gadis itu kembali dari hubungan jarak jauh yang mereka jalani, semuanya berubah 180°. Mereka menjadi sepasang insan yang asing dan tidak mengenali satu sama lain. Akankah Cia sembuh dari penyakit philophobia-nya? Dan akankah Agas bertahan dengan wanita yang harus ia cintai dalam diamnya? #1 in philophobia [9/10/21] #26 in rumah [20/10/21] #1 in brokenhearts [25/10/21] #4 in kesehatanmental [26/11/21] #29 in mentalhealth [26/11/21] #39 in newstory [26/11/2021] #1 in brokenhome [25/12/2022]
All Rights Reserved
#72
penerbitakad
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • Let Me Love You Longer
  • AKARA (Ending)
  • MIRAGE (Completed)
  • Rintik Hujan
  • Love Triangle ✓ [TERBIT]
  • Mari Kita Berdamai dengan Luka  (TAMAT)
  • Grafi [End]
  • This Really Hurts [END]

~Teenfiction-Romance-Religi~ Cinta? Apa itu cinta? Bagiku cinta itu bulshit, hanya sekedar omong kosong. Aku bahkan nggak pernah menganggap bahwa cinta itu ada di dunia ini. Kalaupun cinta itu ada, itu tidak lain hanyalah sesuatu yang menorehan luka. -Aisyah- *** Dua pria, satu wanita. Antara sahabat dan cinta, keduanya sama-sama berarti dalam hidup. Entah memilih maju untuk memperjuangkan perasaan demi cinta atau malah memilih mundur merelakan perasaan demi sahabat. Keduanya memang pilihan yang sulit, tapi lebih sulit lagi ketika mengetahui bahwa wanita yang mereka cintai adalah wanita yang phobia tentang segala hal yang berhubungan dengan cinta. "Coba sebutkan satu kata yang mendefinisikan cinta menurut lo". "Bulshit". "Kenapa lo bisa nyimpulin kalau cinta itu bulshit?". "Ya emang kenyataannya gitu kan. Cinta itu cuman omong kosong. Nggak ada yang bisa dipercayai di dalam cinta". "Jadi lo benar-benar gak percaya kalau cinta itu ada?". "Iya, kalaupun cinta itu ada, itu tidak lain hanyalah sesuatu yang menorehkan luka". "Sekarang mungkin lo nggak percaya kalau cinta itu benar-benar ada, tapi suatu saat nanti lo akan menyesali perkataanmu itu. Tunggu aja Syah, akan kubuat lo benar-benar merasakan cinta dengan cara gue sendiri hingga lo lupa akan rasa sakit di dalamnya". *** Akankah Aisyah benar-benar akan merasakan cinta? Akankah mindset Aisyah akan berubah tentang cinta? Atau malah lebih memilih mementingkan egonya untuk tidak akan pernah merasakan sesuatu bernama cinta? Ikuti kisahnya dan kamu akan mendapatkan jawabannya. Siapin tissue yang banyak karena cerita ini akan mengajarkanmu arti sabar, ikhlas, dan bersyukur, serta mengajarkan arti cinta sesungguhnya. Cerita ini diadaptasi dari kisah nyata dengan dibumbui sedikit cerita fiksi untuk melengkapi kisah nyata yang kurang lengkap.

More details
WpActionLinkContent Guidelines