Poem Series

Poem Series

  • WpView
    LECTURAS 135
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, feb 3, 2022
Saya memasuki ruang hampa dengan lorong yang panjang dan gelap. Saya berada di keheningan panjang, gema di telinga sungguh memekakkan, tetapi perasaan tercekik yang mengalir di nadi lebih tajam daripada harapan yang tertancap di dada ... * Kumpulan puisi yang saya tulis di saat keresahan terjadi. Selamat membaca!
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • TENTANGMU YANG PERNAH ADA
  • Semesta
  • Menanti
  • Lembayung
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • Dibalik Diam.
  • Dari Dialog Kita : Sebuah Puisi
  • ~CINTAKU UNTUK VAMPIRKU~
  • KAIFA HALUKI??
  • alxendric and his wounds

Aku masih ingat, Masa ketika pertama kali kita berjumpa Bukan pertemuan yang disengaja Semuanya tejadi begitu saja Takdir... Begitulah aku menyebutnya Tidak pernah bisa diduga, kapan dan seperti apa skenarioNya Namun segalanya menjadi berbeda Ketika waktu perlahan menarikku masuk ke dalam duniamu Harapan demi harapan mulai tercipta, Mimpi dan angan-angan seringkali terngiang di kepala Tapi sekali lagi, ini bukan salahmu Ini hanya angan dan harapku yang terlalu jauh Aku tidak bisa menguraikan banyak cerita Tidak juga bisa menerjemahkannya dengan banyak kata Hanya saja, untuk apapun yang pernah ada, Aku akan selalu mengenangnya sebagai perjalanan yang berharga Aku ingin mengucapkan terimakasih untukmu, Karena telah menjadi salah satu inspirasi terbaik dari setiap tulisanku

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido