married with you ?

married with you ?

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 16, 2021
"Saya bukan om-om ,umur saya masih 25 tahun" jawab Galang sambil melerai mereka bertengkar. "Maaf om saya gak nanya" "Udah cukup ,kita duduk dulu" lerai om Rudi. Mereka menurutinya dan duduk di sofa ruang tamu. "Jangan dekat-dekat sama saya om" ucap Natasya dengan formal. "Maaf sepertinya jarak kita jauh dan sofa kita juga gak satu kan" jelas Galang dengan dingin Natasya yang awalnya melihat ke arah Galang kembali membuang muka karena malu. "Jadi begini nak , ayah mau kamu nikah secepatnya karena ayah pengen gendong cucu" jelas om Rudi yang membuat Natasya bingung dan tidak bisa berkata apa-apa lagi karena itu alasan yang tidak logis sama sekali. "Yah itu alasan gak logis banget sumpah ,kalau ayah mau punya cucu ya tinggal cari atau adopsi kek" jelas Natasya namun dibantah oleh ayahnya. "Ayah mau cucu dari kamu bukan orang lain" "Tapi Tasya belum siap nikah !!!" Pekik Natasya
All Rights Reserved
#189
arga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BENCI- Benar Benar Cinta
  • Masa Itu ✔ (Tamat di Karyakarsa)
  • Denial
  • Kami yang Berdosa
  • Partner Hidup
  • TONGUE OF FIRE : WEALTH
  • Mafia dan Dokter Gemoy
  • Kamu

bagai mana jadinya dua orang remaja di jebak oleh orang tua mereka sendiri dan di nikah kan secara mendadak! apa mereka bisa menolak atau tidak? dan apa yang akan mereka lakukan? "ini pasti akal akalan Lo kan Van, Lo kalo mau nikah sama gue ngomong Van ngomong." jerit Zeva menatap Zevan sebal, "heh Kunti bogel, Lo nggak liat ini kamar siapa?, berarti Lo yang Dateng ke sini kan, ngaku Lo, Lo mau modus kan tidur sambil di peluk gue, ngaku Lo." tuding Zevan tak mau kalah, sudah tidak heran jika keduanya sering adu mulut bahkan adu otot sekali pun. "arrgh, gue nggak mau nikah sama Lo Zevan, bisa cepet tua gue kalo harus tiap hari tiap menit liat muka Lo," ucap Zeva masih belum mau menikah dengan Zevan, apalagi dengan fitnah yang tak masuk akal. bagai mana bisa yang tadinya jelas jelas Zeva ingat dia tidur di kamar nya malah bangun bangun sudah di kamar Zevan tidur satu ranjang berpelukan pula lagi, dan lebih sial nya orang tua mereka sudah duduk manis di sopa menyaksikan mereka berdua tidur. menurut Zeva ini sangat aneh dan mustahil , masa iya dia berjalan sampai ke kamar Zevan kan tidak mungkin! "heh, yang ada gue kena darah tinggi harus hidup satu atap sama bocah tengil, bocah cengeng kayak Lo, manja pula lagi." ketus Zevan, keduanya bertatapan nyalang sama sama tidak mau mengalah dan tidak mau di salahkan, lagi pula yang seharusnya di salahkan kedua orang tua mereka kan?hehehe.

More details
WpActionLinkContent Guidelines