Surat Perdamaian diri

Surat Perdamaian diri

  • WpView
    Membaca 12
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Mar 5, 2026
Saya yang memulai debut di wattpad sebagai author sejak SMP dimana saya mengalami banyak guncangan yang merusak pemikiran saya mengenai 'tulisan, karya, author, penulis' Saya terus membangun pemikiran saya dan lagi-lagi saya goyah setelah melihat karya-karya mereka yang luar biasa di tempat yang tidak biasa. Saya heran. Standarisasi saya terhadap suatu karya yang berbeda dengan khalayak umum atau memang khalayak umum yang menyesuaikan standarisasi mereka dengan apa yang laku di pasaran. Saya jenuh, muak, dan benci dengan hal ini. Saya berhenti sebagai bentuk demontrasi pada khalayak umum dan pada akhirnya saya menjadi lupa dan tidak peduli. Ini hanya keluh kesah. Anda dipersilakan membaca. Ingat, saya sebenci itu dengan standarisasi 'khalayak umum', atau saya menyebutnya sampah. Ini bukan bentuk demontrasi, saya hanya ini berkata-kata semau saya saja karena didunia nyata saya saya dituntut untuk bertopeng. Saya hanya ingin menyampah di tempat sampah, wattpad.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#403
sampah
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • TRANSMIGRASI BULAN??!
  • Adia's Wants
  • The Mafia Girl's
  • benci tapi rindu
  • Mission?
  • ⋇⋆✦⋆⋇Penghianat Keluarga?...⋇⋆✦⋆⋇ 
  • Cinta Seputih Bulu Angsa
  • ADAKAH BAHAGIA UNTUKKU
  • "Dia Nakula"
  • RAVARA

Kuy lah baca kalau penasaran, mungkin mnrt kalian ini cerita klise apa gimana tapi aku udh buat sebisa aku dan tolong untuk dihargai karena membuat cerita tu ga mudah ygy spoiler deh dikit "ni novel asu banget dah babi" kata bulan okk mampirr yuk jangan lupa vote komen atau ga follow bayy💅 murni otak ndiri ygy

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan