YAMA
  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 11, 2021
"Meski mencintaimu sesakit ini, aku tidak pernah menyesal, karena aku sudah menyiapkan sakit itu dari awal." -Alexsandra Victoria Narendra "Sepertinya karma telah hadir untuk menghajarku, jika waktu dapat di putar kembali, maukah kamu tetap bersamaku hingga detik terakhir?." -Angkasa Langit Alaskar °°° Hidup itu perihal menyambut dan melepaskan. Sebuah pertemuan pasti ada perpisahan, seperti mereka yang datang di dalam hidup kita pada akhirnya mereka akan pergi meninggalkan semua kenangan di dalam bilik abadi yang di sebut hati. ●●● Kepada perpisahan, terima kasih telah mengajarkanku bagaimana cara mengikhlaskan. -RKuadrat Ini cerita pertama aku, jadi rada" garing, judulnya terinspirasi dari drakor "im married an anti-fan" yang belum nonton cus langsung liat ^_^ Pyur dari otak, no plagiat!!!!
All Rights Reserved
#14
yama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JAM 3 SORE
  • ALASKARA
  • Terima kasih Ravindra
  • OUR PROMISE
  • 𝐇𝐚𝐢 𝐐𝐮𝐞𝐞𝐧✓
  • THE BADBOY [TAMAT: PART LENGKAP]
  • SUDDEN SHOWER | Dia yang sempurna
  • RAPUH!
  • Different [END]

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines