janji jari tengah

janji jari tengah

  • WpView
    Reads 3,106
  • WpVote
    Votes 434
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Thu, Sep 16, 2021
Uchiha Sasuke dan Haruno Sakura adalah musuh. Setidaknya begitu yang mereka pikir sebelum malam dahsyat yang membuat Sasuke meminta Sakura untuk mengikrar janji dengan jari tengahnya. "... iya, aku janji ..." Respons malu-malu itu membuat Sakura ingin tenggelam ke palung laut terdalam. Dan Sasuke berharap untuk segera mengakhiri karirnya sebagai siswa SMA. sasusaku fanfiction - alternative universe!high-school. Naruto milik Masashi Kishimoto.
All Rights Reserved
#476
uchihasasuke
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Beyond The Horizon (SasuSaku) ✅
  • Captivé ✓
  • 𝐌𝐈𝐒𝐒𝐈𝐍𝐆 𝐓𝐇𝐄 𝐎𝐓𝐇𝐄𝐑 𝐒𝐈𝐃𝐄
  • GLIMPSE OF US ☑
  • The Princess of Blossoming Trees [ShiSaku]
  • Only You!
  • Slip, Guess?
  • Who Are You✔
  • Asap Hitam

Di sebuah sekolah elite, Sasuke Uchiha adalah siswa nomor satu yang dikenal jenius, arogan, dan nyaris sempurna dalam segala hal. Dengan penampilannya yang rupawan dan sikapnya yang angkuh, ia menjadi pusat perhatian para gadis di sekolah. Namun, Sasuke tak pernah memandang mereka sebagai sesuatu yang lebih dari sekadar gangguan. Ia merasa tak ada satu pun gadis di sekolah yang cukup pintar atau layak untuk menarik perhatiannya. Namun, dunia Sasuke mulai berubah ketika Sakura Haruno, seorang siswa baru, masuk ke sekolah tersebut. Sakura, dengan kecerdasan luar biasa dan semangat belajar yang tak tertandingi, langsung menggusur Sasuke dari posisi puncak akademis. Kehadiran Sakura memicu rasa benci sekaligus rasa ingin tahu yang belum pernah Sasuke rasakan sebelumnya. Sementara itu, Sakura punya alasan kuat untuk menjadi yang terbaik. Ibunya bekerja keras dengan tiga pekerjaan demi mencukupi kebutuhan mereka, dan Sakura merasa bertanggung jawab untuk berhasil. Namun, masa lalunya yang kelam-dengan seorang ayah yang abusif dan meninggalkan mereka-membuatnya menutup hati, terutama pada laki-laki. Dari persaingan yang penuh kebencian, hubungan mereka perlahan berkembang menjadi sesuatu yang lebih dalam, memaksa mereka menghadapi rasa sakit dan ketakutan masing-masing sambil belajar tentang cinta dan kepercayaan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines