Oh! Philosophy!, Oh! My Dear Love!

Oh! Philosophy!, Oh! My Dear Love!

  • WpView
    Reads 310
  • WpVote
    Votes 167
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 24, 2021
"Death smiles at all of us, but all a man can do is smile back" - Marcus Aurelius - Berkisah tentang Kerwin Gallacher, seorang remaja penggiat filsafat, yang mencoba menjalani hidup setelah kematian ibunya. Pertemuannya dengan Alyn, seorang gadis pendiam nan misterius, membawanya ke perjalanan emosional yang berlawanan dengan rasionalitasnya sebagai pecinta filsafat. Dikelilingi dengan dunia yang semakin lama semakin kompleks, Kerwin hanya dapat mengandalkan akalnya dan kebijaksanaan para pemikir terdahulu untuk mencoba bertahan. Bisakah dia bertahan? Dapatkah dia menemukan arti kehidupan? Dapatkah ia memberi definisi terhadap cinta dan kasih?
All Rights Reserved
#61
pertanyaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Selamanya diantara Kita [END]
  • AURELINE
  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • Ken & Ara [SELESAI]
  • Stay here
  • Kayla
  • If I Had to Choose

[FOLLOW ME BEFORE READING.] Apa yang akan dilakukan saat waktu hampir habis? Waktu yang selama ini tidak pernah berhenti, tiba-tiba mengajak untuk menghabisi dunia. Kau pikir, semuanya akan baik-baik saja. Sampai saat yang paling lama kau baru boleh pergi. Tapi tiba-tiba, kau teringat tentang waktu yang selama ini telah kau habiskan. Lalu menyesalinya. Seolah-olah kau ingin memiliki lebih banyak waktu lagi. Menurutmu, apa semuanya masih bisa baik-baik saja? Gilang memikirkan hal yang sama setelah ia mendapat tugas untuk menjaga saudara angkatnya. Bukannya apa-apa, Gilang hanya tidak mau menghabiskan waktunya yang tidak seberapa untuk tugas menjaganya itu. Ia juga tidak mau menyerahkan waktunya bersama orang lain. Bahkan sedetik pun. Tapi siapa yang tahu, Gilang malah jatuh cinta pada saudara angkatnya. Mati-matian ia berusaha agar Adin tidak balas mencintainya. Dan sekarang, semua terserah pada Gilang. Karena waktunya tidak bisa menunggu. Setidaknya, sampai mati. [PLEASE, DON'T COPY MY STORY.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines