Story cover for Apologies by risameil
Apologies
  • WpView
    Reads 1,175
  • WpVote
    Votes 742
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 1,175
  • WpVote
    Votes 742
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Aug 17, 2021
❝She was ready, because she was too tired to respond to the universe that did not expect him. But I'm not ready to lose him.❞

"Kamu nggak takut mati?"

"Aku bahkan siap jika Tuhan ngambil nyawaku sekarang."

Kisah tentang dua insan manusia yang sangat amat terluka. Dan Tuhan masih belum juga berbaik hati pada mereka dengan mendatangkan luka baru.
All Rights Reserved
Sign up to add Apologies to your library and receive updates
or
#767sakit
Content Guidelines
You may also like
Vericha Aflyn ✔️ by Icacty_
58 parts Complete
#Judul awal 180 degree.# Vericha Aflyn. Perempuan yang akan menginjak usia 17 tahun, dalam beberapa bulan lagi. Dia bukan perempuan yang haus akan popularitas, bukan pula perempuan polos. Dia hanya perempuan biasa-biasa saja, dengan kisah yang tak biasa. Dia hanya perempuan biasa, yang mendambakan bahagia. Orang baru dan cerita baru, menghiasi hari-harinya. Tuduhan, siksaan, dan cibiran ia dapatkan. Mampu kah dia bertahan? Atau harus menyerah dengan keadaan? ---------- "Jangan pergi! Ini perintah, bukan permintaan!" Icha kembali menutup matanya, membuat air mata yang tertahan di pelupuk matanya terjatuh. Dadanya semakin terasa sesak, mungkin kah dia bisa bertahan? "H-hanya sebentar!" pinta Icha dengan lemah. "Lo harus janji, bakalan bangun lagi!" Setelah itu Icha hanya mengangguk, lalu bersandar di dada Isan. "Lo y-yang harus bangunin gue." Isan mengelus rambut Icha lembut, hati Isan terasa di cubit, saat dia dapat mendengar suara nafas Icha yang teratur. Isan meraih tangan kanan Icha, dan langsung menempelkan di dadanya. Mencoba memberi tahu Icha, tentang keadaan hatinya. Tak berselang lama, Isan di buat terkejut. Debaran jantungnya terasa berhenti, dengan nafas yang tercekat. Tangan Icha jatuh begitu saja di pahanya, nafasnya pun terputus-putus. Isan menggelengkan kepalanya dengan air mata yang sudah bercucuran. Dia dekap erat tubuh Icha, menahannya agar tak pergi. Matanya menatap hamparan bintang, dan indahnya bulan. Memohon keajaiban, dan meminta kesempatan. Isan berteriak lantang, menyerukan nama Icha. Memanggilnya untuk kembali. "ICHA!!"
You may also like
Slide 1 of 9
Painful By Accident (Completed) cover
Rainie ( END ) cover
Vericha Aflyn ✔️ cover
Kita Dan Segala Luka cover
 Cerita Cinta Kita (TERBIT) cover
Stop It, Darka! [END] cover
ARDIRA [SELESAI] cover
HILANG [Segera Terbit] cover
Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT] cover

Painful By Accident (Completed)

66 parts Complete

[Cerita Sudah lengkap!] Pada saat itu orang ketiga di antara mereka yang iri dengan hubungan Bulan dan Arya berusaha membuat hubungan mereka hancur. Setelah Bulan kehilangan kesucian yg selalu ia jaga, karena sebuah kesalahan membuat Bulan membenci Arya. Plak "DASAR BOCAH BERANDAL! INI SEMUA TERJADI KARENA KAMU!? MASA DEPAN BULAN SUDAH HANCUR!" Amuk Ranti pada Arya. Arya bangkit. "Saya akan bertanggung jawab Tante, jangan biarkan Bulan menikah dengan Yudha! Laki-laki pilihan Tante, yang mungkin membuat Bulan semakin menderita?" Balas Arya. Dan pada saat itu juga, Bulan dan Arya terjebak dalam sebuah pilihan yang menyakitkan. Begitupun Arya yang bingung akan seperti apa hubungannya dengan Bulan selanjutnya? ______________________________________ "Aku tidak akan menyerah dengan takdir yang menjatuhkan ku, Menyerah tidak akan mengubah nya. Yang aku tahu hanyalah berjalan terus maju hingga bertemu cahaya itu bersamamu." ---------Aryasatya Maharaja--------- "Bagiku, bertahan di tempat itu tanpamu rasanya begitu hampa. Aku akan jatuh berkali-kali tapi bila bersamamu aku bisa merasakan langsung nikmatnya bangkit setelah jatuh dan menemukan cahaya itu bersamamu." -------Rembulan Kejora Savanna----- [CERITA INI MURNI IMAJINASI SENDIRI, PLAGIAT MOHON MENJAUH!] Judul di ganti sementara, masih belum Nemu judul yg bener" cocok sama alur ceritanya. (Masih banyak typo bertebaran) ®17+ Copyright©AlfiyahNr2021