Our Memory

Our Memory

  • WpView
    Reads 475
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 30, 2015
"Kemarin adlah kenangan dan besok adalah impian." Sepenggal visi seorang Marsya. Tapi, apa yang membuat dia menentang visinya sendiri? "Auffghhh, bagaimana bisa aku menyesali semua akhir tentang aku dan Vihan? Aku sudah punya pangeran, ya walaupun tidak seperfect Virhan. Tapi, dengan Virhan awalnya buruk kan? Oh my God! Give me answerr!" gerutu Marsya ditengah teriknya sinar rembulan pada cakrawala yang luas seluas jagad rayaa;;) Bagaimana kelanjutannya? Silahkan dibacaaa;)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELENOPHILIE [END]
  • Memories in Moon
  • Hujan di Langit Aresta
  • Blood, Sword, and Love Tested [END]
  • SAVE MY SELF
  • Bulan [End]
  • Come Back
  • Sebuah Rasa
  • Hujan dan Pembencinya
  • I Told the Moon about You

Segelap apapun malam, segelap apapun hidup, akan selalu ada cahaya, menuntutmu kembali seperti bulan. -Selenophilie *** Fany Maulidya Flavenda, gadis pecinta bulan yang mengalami amnesia karena kecelakaan yang dibuat oleh seseorang. Berawal dari keinginannya bekerja di Jakarta, untuk membahagiakan kedua orang tuanya. Liam, laki-laki yang menyukai Fany selama 3 tahun terkahir. Ia diberi kepercayaan oleh Fahri menjaga putrinya dan membantu ingatanya kembali. Semua berjalan lancar. Namun, seorang perempuan berstatus mantan model merusak kehidupan Fany. Rasa iri yang terus menyelimutinya, selalu berani melakukan hal-hal kejam. Hingga keduanya bersatu untuk menghambisi Fany dan memenuhi keinginan masing-masing. Berhasilkah Fany lolos dari keduanya? Atau lebih memilih mengorbankan dirinya sendiri? Mau tau kisahnya bagaimana? kuyy baca aja!^^

More details
WpActionLinkContent Guidelines