I HATE MY FRIEND

I HATE MY FRIEND

  • WpView
    GELESEN 17
  • WpVote
    Stimmen 6
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadAbgeschlossene Geschichte Mi., Aug. 25, 2021
[cerita ini cerita pertama saya] Hai, apakah kamu tau gimna keadaan mental saat mendapatkan perkataan dan perilaku kasar? sakit sekali bukan. "kegendutan" "pendek kayak kurcaci" "jelek" "item" "sipit" "cacat" "pesek" Bukan aku tak bersyukur atas apa yang telah tuhan berikan.aku selalu berusaha bersyukur atas itu, Kumohon mengertilah jika aku seperti ini adanya,mungkin kalian becanda apa yang kalian ucapkan tapi itu bukan sebuah candaan jika mengaruhi mentalku Coba kalian ngaca dikaca yang besar dan melihat kekuranganmu,apakah sudah sempurna? Bahkan semua manusia tidak ada yang sempurna ada kekurangannya masing-masing. Teruntuk cinta, Aku hanya orang yang mengemis cinta.aku hanya seorang wanita biasa yang tak pernah dihargai adanya.tapi bisakah sedikit saja beri aku kebahagiaan? rasanya tidak mungkin. Karna sungguh,aku juga ingin jatuh cinta dengan bahagia tanpa ada rasa terluka.
Alle Rechte vorbehalten
#96
smk
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Assalamualaikum Imamku
  • JAM 3 SORE
  • Admire Or Love
  • Yang Tertinggal
  • Yang Terlupakan
  • My Cute Little Guy
  • Natto dan Perjodohannya
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • False Hopes
  • When I happy? (TAMAT)

[cerpen spiritual] ~~ Suamiku, Aku sangat bersyukur kepada Tuhan telah mengirimmu untuk menjadi penggenap imanku. Ketika aku datang dengan berjuta kekurangan, kamu melengkapi dengan segenap yang kamu miliki. Suamiku, Aku tahu. Aku bukan perempuan sempurna. Tapi izinkan aku menjadi istri yang bisa berbakti terhadap suaminya dan juga kedua orang tuanya. Aku ingin mencintaimu dengan cara yang baik dan selalu berdoa untuk mendapatkan ridhoNya. Suamiku, Aku suka dengan caramu memperlakukanku. Ketika diri ini berbuat sesuatu yang salah, kamu tidak memarahiku. Kamu justru membimbingku. Aku tidak menyangka bisa mendapatkan lelaki sepertimu. Tuhan baik sekali ya padaku? Kamu lelaki terhebat setelah ayahku. Suamiku, Terimakasih sudah memilihku menjadi pendampingmu. Kamu itu unik. Tapi kamu jahat. Dulu kamu selalu membuatku terus-terusan memkirkanmu. Padahal waktunya belum tepat, tapi itulah kamu. Selalu saja berhasil masuk dalam bayang-bayang pikirku. Suamiku, Aku perempuan yang beruntung bukan? Bisa mendapat lelaki sepertimu, cinta pertama dan terakhirku. Sudah kubilang. Tuhan baik sekali padaku, sampai-sampai tidak ada kata yang bisa menggambarkan bagaimana bahagianya aku. Iya kamu. Kekasih halalku, imam dunia akhiratku.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien