Bukan Salah Jodoh

Bukan Salah Jodoh

  • WpView
    Reads 86
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 20, 2021
Dijodohkan merupakan mimpi buruk setiap orang. Tetapi untuk Aurel, mimpi buruk itu justru menjadi nyata. Menghantuinya tanpa belas kasih. Tadinya dia ingin memulai kerja sama dengan Satria Wijaya agar perjodohan mereka dibatalkan. Tetapi siapa yang menyangka bahwa anak pak RT yang di agung-agungkan oleh mamanya Aurel justru menimpakan semua beban itu kepadanya. "anggap saja saya berhutang satu hal sama kamu, sebagai gantinya tolong pertimbangkan untuk membatalkan perjodohan ini. Karena sepertinya kita sama sekali nggak cocok." Aurel meremas kertas berisi nomor hp yang diberikan laki-laki itu dengan perasaan kesal. Tidak disangka realita mengkhianati ekspektasinya sejauh ini. Satria sama sekali tidak bisa diajak kerjasama. Sial!
All Rights Reserved
#101
aurel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You Are My Future
  • Derita Istri Kedua Dosen
  • Bee, Mine! (End)
  • || PERJODOHAN ||
  • My Teacher [END]
  • You Love Me
  • Nearby Relations
  • Edrea
  • Rieril

Kisah seorang guru muda yaitu putra Mahesa Winarta yang menyukai salah satu anak murid nya yang bernama Amora putri purnama, memiliki sifat yang bisa dibilang kalem kalem mematikan , tapi itu tidak mematahkan semangat nya untuk mendapatkan anak murid nya itu. Jadi apakah pak guru ini berhasil atau tidak? •~• " masa Mora di nikahin sama om om sih bund, Mora kan masih mau yang mudaaa bukan om om " ucap Amora yang kekeh tidak ingin menikah dengan orang yang dia bilang om om itu. " gini gini juga saya cakep pls tajir , jadi ga usah so'soan nolak deh ra" ucap putra sembari menaik turun kan alisnya [salah satu kebahagiaan yang paling saya tunggu yaitu bisa bersama dengan orang yang saya cinta dan hidup selamanya dalam ketentraman]~ tertanda bapa putra yang terhormat

More details
WpActionLinkContent Guidelines