Character Support Yang Lemah:YAVANNA

Character Support Yang Lemah:YAVANNA

  • WpView
    Reads 63,626
  • WpVote
    Votes 6,233
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 5, 2022
[SEDANG PROSES REVISI] Awalnya Yaya hanya jalan-jalan santai di pinggir trotoar menikmati sore sehabis pulang sekolah sambil bersenandung ria dan kadang sesekali berjoget atau mehentakan kaki nya tanpa peduli tatapan orang yang memandang nya aneh Namun dari kejauhan nampak mobil sedan putih ngebut tanpa arah yang jelas menimbulkan kegaduhan di tengah jalan termasuk orang-orang yang melihatnya di pinggir jalan yang mulai menjauhi daerah tersebut namun tidak dengan manusia satu ini Yaya yang mendengar suara gaduh tersebut membalikan badan dan melihat apa yang terjadi lalu mencerna nya tak selang itu ia terkejut bahwa arah mobil yang menuju tepat kearah nya Ingin menghindar pun sudah tak sempat dan kecelakaan tak terelakkan Badan Yaya terdorong ke depan begitu kuat hingga berguling-guling Kondisi nya mengenaskan Luka lecet memenuhi seluruh tubuh Yaya,kepala nya sedikit mengeluarkan darah namun yang parah adalah bagian daerah dada-perut karna benturan yang keras iya sampai muntah darah berkali-kali Sakit itu lah yang ingin ia keluhkan kan sekarang namun seluruh badan nya dan mulut nya sangat susah di gerakan serta kelu Nafas Yaya mulai naik turun,mata nya mulai buram dan samar-samar ia mendengar suara orang menelpon Ambulance "Belum ngerasain jadi orang kaya dah meninggal aja, mudahan masuk sorga Aminnn">_< Tak lama beberapa detik ia mengucapakan itu akhirnya pun Yaya meninggal dunia Bukan nya masuk surga atau neraka Yaya malah masuk ketubuh karakter pedukung protagonis dalam novel yang ia baca sangat tidak masuk akal bukan tapi itulah yang terjadi terhadap dirinya saat ini Start:18-8-2021
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BALADA KEHIDUPAN
  • dimana janji tersebut
  • Dandelion
  • transmigrasi hana
  • Dahlia To Athea
  • kenzi laska Abraham
  • kiara's dream
  • Lintasan Musim Semi (revisi)

Tentang balada kehidupan Setiap orang tentu mempunyai cerita atau kisah hidup yang unik,bahagia, atau mungkin memuakan, tapi itu lah hidup bak drama yang tak berkejelasan dan sukar untuk ditebak, namun dibalik itu kisah masa lampau selalu menjadi topik yang renyah untuk di bahas dikemudian hari, entah itu dibahas dengan pemeran yang ada dalam kisah itu atau mungkin sebagai dongeng untuk pengantar tidur anak anak kita,misalnya. Kisah ini bukan lah kisah yang akan membuat berdecak kagum atau memberi kalian sugesti untuk menjadi lebih baik (kalau pun kalian menjadi lebih baik setelah membaca buku ini saya ucapkan selamat dan terimakasih). Namun kisah ini akan mengantar kalian kembali ke masa masa yang (mungkin) pernah kalian alami sendiri. Ulam tawa semesta adalah nama seorang manusia yang terlahir dari keluarga sederhana, menjalani masa kecil dengan penuh kebahagian, kasih sayang orang tua yang tak terhingga untuknya menjadikan dia seorang laki laki sedikit manja dan cengeng, memasuki usia remaja berbagai macam kenakalan remaja sudah dicicipnya, perkelahian dan tawuran seolah olah sudah menjadi olahraganya sendiri, meskipun begitu, otaknya terbilang cerdas dengan dibuktikan peringkat kelas selalu berada ditangannya, menjadi mahasiswa dan menjelma menjadi aktivis "kiri" semakin menjelaskan untuk apa dia hidup, perjudian,pertemanan,percintaan, dan kehilangan orang tersayang mewarnai jalan hidupnya, namun tuhan selalu punya kejutan untuknya, yang berhasil membuatnya selalu berucap syukur. Pesanku, ketika kalian membaca buku ini sebaiknya jangan sedang mengemudikan mobil, sebab aku tak mau buku ini di kambing hitamkan apabila kalian menabrak tiang listrik, tapi kalau mobil kalian sudah memakai sistem driver-assistance, menurutku tak apa. Salam damai dan salam hangat dariku untuk kalian dimanapun berpijak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines