Hijrah Cinta

Hijrah Cinta

  • WpView
    Reads 104
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 6, 2024
"Saya tidak sudi punya menantu yang mempunyai masa lalu buruk seperti kamu!" "Astaghfirullah, bukankah abi kyai? harusnya abi lebih mengerti kondisi seperti ini." Radzan membela Aiza yang menangis di belakangnya. "Kamu akan menikahi gadis bukan perawan itu? di dalam agama, Allah merintah laki-laki baik menikahi perempuan baik-baik, begitu juga sebaliknya. Abi menyekolahkan kamu di Tarim dan kamu mendapatkan perempuan seperti ini?" "Abi, kalau memang gadis di hadapan abi ini bukan perawan. Izinkan Radzan membuktikannya." "Maksudnya?" "Radzan akan menikahinya sekarang. Jika nanti malam Aiza terbukti tidak perawan, aku akan menceraikan Aiza, demi abi."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • tentang sebuah rasa
  • Pahala Surgaku✓
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia
  • Assalammualaikum, Ustadz [END]
  • Imam Rahasiaku [TERBIT]
  • (TAMAT) CALON IMAM PILIHAN ABI
  • Cahaya Di Ujung Penantian
  • Cinta Terakhir Anisa
  • ZAHRA

"Lo belum jawab pertanyaan gue! Kenapa Lo Nerima perjodohan itu?" Tanya raka dengan nada dingin. "Karena....karena aku gak mau durhaka sama kedua orangtua. Apapun yang mereka inginkan kalo aku mampu pasti aku turutin." Ucap Zahra sambil terus menunduk atau melihat ke arah lain. "Sekalipun Lo harus ngorbanin masa depan Lo?" Tanya raka dengan tersenyum kecut. Sedangkan Zahra hanya diam. "Harusnya Lo bisa nolak baik baik. Kalo Lo nolak otomatis perjodohan ini gak akan terjadi! Gue itu enggak mau nikah sama Lo! Harusnya Lo ngertiin gue." Ucap Raka yang mulai marah. "Tapi kenapa harus aku yang nolak? Kalo kamu gak mau, kenapa kamu terima juga? Kamu juga bisa nolak kan?" Tanya Zahra yang tidak habis pikir dengan ucapan Raka yang seakan menyalahkan diri nya. "Tapi gue gak bisa! Kalo gue nolak semua fasilitas gue bakal disita. Ngerti gak sih Lo?" Ucap Raka sengit. "Harusnya juga kamu ngertiin posisi aku. Dan aku cuman gak mau jadi anak durhaka. Udah itu aja!" Jawab Zahra berusaha sabar. Raka mengusap wajah nya kasar lalu kembali menatap tajam zahra. "Gue pastiin Lo bakal nyesel nikah sama gue! Camkan itu!" Ucap Raka lalu bergegas pergi keluar kelas dengan membuka pintu nya kasar. Zahra hanya beristighfar menghadapi sikap Raka yang ternyata seperti ini. Gimana kelanjutan ceritanya? Yok! Langsung aja baca ya guys🤗

More details
WpActionLinkContent Guidelines