Nafas Terakhir IBU (Upload Perdana)

Nafas Terakhir IBU (Upload Perdana)

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Thu, Aug 19, 2021
WpInfo
Poetry
UPLOAD PERDANA!!!! . . . . Untuk seorang pahlawan yang kami sebut, IBU.... Bulan lalu, kau telah pergi meninggalkan kami 'tuk selama-lamanya. Kau yang telah berjuang untuk kehidupan kami... Kau yang tak pernah mengeluh lelah membesarkan kami.... Ini hanya sebuah ketikan tulisan dari kami, anakmu. Dalam hati kami penuh sesal,Bu.... Menyesal.... Kami belum mampu membuatmu bahagia.... Dan selalu membuatmu malu.... IBU.... Kami rindu.... Kami ingin memelukmu.... Kami rindu suaramu, senyummu, tawamu, bahkan marahmu..... IBU..... Kau yang mengajari kami cinta, kasih, sayang, dan rindu.... Di hari baik, bulan baik.... IBU berpulang.....
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ZIARAH(END)
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Nabila & Kelvin After Merried (END)
  • My Husband Kim Jinhwan ❤
  • A Letter - Iqnam [END]
  • Love made us one;  EXO FAMILY
  • Bara Rindu
  • Hopes Series
  • Tiga Belas Misi ✔️

Kehilangan adalah keadaan dimana seseorang harus bersikap lebih dewasa,menerimanya dengan dada lapang. Tapi aku justru belum tahu arti kehilangan begitu semuanya direnggut. Menghilangkan puing puing harapan yang tersisa Bagaimana seandainya jika waktu ikut menenggelamkanku ke dalam lautan asa? Apakah aku masih mampu bertahan? Satu yang aku syukuri,nafas ini masih disisakan dalam tubuh ringkihku. Hari ini aku kembali dihadapkan pada keadaan sama seperti pada tahun tahun sebelumnya. Tanah merah,embusan angin,nyanyian burung serta rintik hujan. Hingga aku kembali lagi pada keadaan yang lampau. Dimana pahatan klasik ini belum ada. Kuresapi kata yang tertulis melalui telapak tanganku. Keadaan yang memakasa Waktu yang merenggut semuanya Sekarang aku bertanya apakah salah jika aku mengutuk sang waktu? Ziarah.... Start publish: 15 november 2019 Finish: 10 mei 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines