That Bastard's Obsession

That Bastard's Obsession

  • WpView
    Reads 5,393
  • WpVote
    Votes 155
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 16, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
21+ [FOLLOW SEBELUM MEMBACA] "Aku bukan seorang pelacur!" Celine menundukkan wajahnya dan membiarkan tetes demi tetes air mata membanjiri wajah merah padamnya sesaat setelah kata-kata itu keluar dari bibir pucatnya. Rasanya setelah semua yang terjadi, ia tidak lagi memiliki harga diri di hadapan seorang pria yang telah mendapatkan mahkotanya malam itu. Tubuhnya bergetar hebat kala sentuhan kasar itu kembali menyapu wajahnya. Bergerak mengusap air matanya dengan sorot nyalang yang seolah berhasil mengambil alih seluruh tubuhnya. "Apa perlu kuingatkan tentang apa yang terjadi di malam itu, hm?" Christian tersenyum puas melihat air mata yang perlahan membanjiri wajah anggun seorang wanita yang kini menjadi obsesi terbesarnya itu. Ratusan percintaan panas yang ia lakukan bersama seluruh wanitanya, rasanya sama sekali tak bisa dibandingkan dengan satu malam yang diberikan oleh sekretaris pribadinya itu. "Mulai hari ini. Aku mau kau hanya melacurkan dirimu di hadapanku, di depan mataku." bisik Christian menegaskan kepemilikannya atas tubuh yang berhasil membangkitkan nafsu buasnya itu. "Kau milikku, Celine. Hanya aku yang bisa memilikimu. Selamanya." Cover by : me ⚠️ Mengandung banyak adegan dewasa, unsur kekerasan, dan konten eksplisit ⚠️
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LALULA
  • OOSHANKA [TAMAT]
  • My Regret ( Tamat )
  • LIMERENCE
  • DANGEROUS MAN (END)
  • YOU'RE MINE | END
  • SEAN'S EYES
  • Let's play (TELAH TERBIT)
LALULA

"Murahan banget, sih, lo." "Gak ada bedanya lo sama nyokap lo. Sama-sama pelacur." Cowok itu menghembuskan napas kasar. "Lo pikir gue bersikap baik sama lo gara-gara gue suka sama lo, huh?" "Gue cuma mau tubuh lo, anjing. Dan sekarang lo ngasih tubuh lo secara cuma-cuma ke gue. Lo gak ada bedanya sama cewek-cewek di sekitar gue." Dava menatap sengit Lula, "sama-sama murahan." "Lo gak lebih dari seorang jalang." *** 17+ Lula, cewek yang memiliki tatapan tajam. Cewek cuek yang tidak suka diusik, dan tidak peduli dengan apapun di sekitarnya. Jika dia ingin peduli, maka akan dia lakukan. Sifatnya yang seperti ini membuat teman sekelasnya enggan untuk mencari masalah dengan Lula. Teman dekat Lula pun belum tentu diperlakukan layaknya sahabat. Dan di saat Dava yang menarik perhatian Lula dengan rahasia yang Dava ketahui tentang Lula, Dava mengancam Lula untuk menjadikan dia sebagai jalangnya. itu membuat Lula harus selalu berurusan dengan Dava. Kenangan buruk di masa lalu Lula, kini kembali bersamaan dengan kekacauan yang diperbuat Dava padanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines