That Bastard's Obsession

That Bastard's Obsession

  • WpView
    Reads 5,323
  • WpVote
    Votes 154
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 16, 2024
21+ [FOLLOW SEBELUM MEMBACA] "Aku bukan seorang pelacur!" Celine menundukkan wajahnya dan membiarkan tetes demi tetes air mata membanjiri wajah merah padamnya sesaat setelah kata-kata itu keluar dari bibir pucatnya. Rasanya setelah semua yang terjadi, ia tidak lagi memiliki harga diri di hadapan seorang pria yang telah mendapatkan mahkotanya malam itu. Tubuhnya bergetar hebat kala sentuhan kasar itu kembali menyapu wajahnya. Bergerak mengusap air matanya dengan sorot nyalang yang seolah berhasil mengambil alih seluruh tubuhnya. "Apa perlu kuingatkan tentang apa yang terjadi di malam itu, hm?" Christian tersenyum puas melihat air mata yang perlahan membanjiri wajah anggun seorang wanita yang kini menjadi obsesi terbesarnya itu. Ratusan percintaan panas yang ia lakukan bersama seluruh wanitanya, rasanya sama sekali tak bisa dibandingkan dengan satu malam yang diberikan oleh sekretaris pribadinya itu. "Mulai hari ini. Aku mau kau hanya melacurkan dirimu di hadapanku, di depan mataku." bisik Christian menegaskan kepemilikannya atas tubuh yang berhasil membangkitkan nafsu buasnya itu. "Kau milikku, Celine. Hanya aku yang bisa memilikimu. Selamanya." Cover by : me ⚠️ Mengandung banyak adegan dewasa, unsur kekerasan, dan konten eksplisit ⚠️
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SEAN'S EYES
  • DARK PARADISE
  • LIMERENCE
  • LUCKEN
  • DANGEROUS MAN (END)
  • My Regret ( Tamat )
  • Wild Husband
  • YOU'RE MINE | END

"Ia mencintainya dengan cara yang salah, dan terlalu lama menikmati luka untuk bisa lari." *** Celine datang ke Saint Delyria hanya untuk menulis. Pekerjaan sederhana, kota kecil, hidup yang tenang... itu rencananya. Sampai ia melangkah ke dalam galeri tua, dan bertemu Sean. Ia memesona, penuh teka-teki. Namun perlahan, pesona itu berubah jadi belenggu, dan cinta, menjadi sesuatu yang tak pernah ia definisikan sebagai cinta sebelumnya. Dalam kota yang sunyi, dalam hubungan yang salah, Celine harus memilih. Antara bertahan dalam pelukan yang membunuhnya perlahan... atau lari sebelum semuanya terlambat. ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines