Andhira
  • WpView
    Reads 113
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 12, 2023
"please just act as we do not know eachother." Pinta ku pada Keenan sesaat setelah Sean dan Daniel meninggalkan ruangan dan hanya tersisa kami berdua. Dia memicingkan matanya, "kenapa?" tanya nya singkat. Aku membuang nafas berat dengan ekspresi malas, "Just-" aku tak sempat menyelesaikan kalimat ku ketika Daniel dan Sean membuka pintu. Tapi perlu ku akui, Keenan menepati nya, dia tidak pernah membahas tentang apa yang pernah terjadi diantara kami sedikit pun. Pertanyaan-pertanyaan pun banyak menghinggapi otak ku. Seperti, kenapa dia tidak jadi menikah dan justru malah mendirikan perusahaan sendiri? Belum selesai aku menjawab pertanyaan dipikiran ku, tiba-tiba meja ku dihampiri oleh seorang wanita cantik yang membuyarkan lamunan ku, "Keenan nya ada didalam?" tanya nya sopan. Aku pun segera berdiri, sedikit gugup, tapi menganggukkan kepala, "Ada didalam, apa sudah ada janji yah?" tanya ku. Wanita didepan ku menggelengkan kepala nya, "saya ini calon pacar nya Keenan, ga perlu lah ya pake janjian untuk ketemu dengan calon pacar?" ucap nya kepada ku. Apa? Calon pacar Keenan? ***
All Rights Reserved
#513
mantan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Janji Biru dalam Mawar Biru
  • Love Is Gone [END] (Proses Revisi Bertahap)
  • Berandalan dan Si Kemayu (HIATUS)
  •  The Secret Of Love(lingorm)
  • Beautiful Sunset
  • Kenangan Bersama Luka
  • dimana janji tersebut
  • Pergi tanpa Pamit [Tamat]
  • Way To You (END)
  • You Are Only Mine

'Apa hanya aku disini yang merasa bahagia dengan persahabatan ini? Apa hanya aku yang berjuang mempertahankan persahabatan ini? Atau malah bukan aku, ketika Genta mengucap kata indah yang semua wanita harapkan dari berbinar-binarnya mata seorang lelaki yang mencintai dengan tulus. Ternyata akulah yang merusaknya. Sebenarnya tidak ada yang kekal di dunia ini, bukan tentang ke-keras kepalaan manusia untuk mempertahankan argumennya bahwa sudut pandang setiap orang dalam berpikir berbeda, tapi karena waktu berputar, tiada manusia yang tidak berubah, dan tiada hati yang menetap kecuali itu adalah takdir.' . . Hi, aku penulis baru. Cerita ini sebenarnya gak mau aku publikasikan, tapi kayaknya bakalan berlumut kalau cuma jadi privasi. Karena aku baru-baru nulis, wawasannya belum banyak, maaf kalau kata-kata atau ejaannya masih blepotan. Semoga ceritanya menyenangkan, Selamat membaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines