Geger Mustika Batu Biru

Geger Mustika Batu Biru

  • WpView
    Reads 8,522
  • WpVote
    Votes 528
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 17, 2026
Lanjutan Cerita Geger Parahiyangan. Rimba persilatan kembali menghadapi bahaya ancaman kekacauan dan kehancuran. Seorang dukun sakti, yaitu Dukun Sakti Seribu Mantra yang menguasai Mustika Batu Biru milik Dewa Tongkat Iblis telah menggegerkan rimba persilatan. Kekuatan Mustika Batu Biru telah membuat banyak para jago silat turun gunung mengejar Dukun Sakti Seribu Mantra dan semuanya berusaha merebutnya. Banyak terjadi perkelahian antara para jago silat yang ingin merebut batu mustika tersebut. Hal ini membuat Dukun Sakti Seribu Mantra harus bersembunyi sementara waktu dan berusaha menyingkap semua kekuatan Mustika Batu Biru yang rencananya akan digunakan untuk menjadi pengusa rimba persilatan. Dukun Sakti Seribu Mantra lenyap, tapi kemudian muncul sosok lain bernama Ranawi atau bergelar Si Kobra Hitam yang ternyata menguasai Mustika Batu Biru. Dengan menggunakan kekuatan Mustika Batu Biru tokoh ini menjelma menjadi sosok sakti mandraguna sukar ditaklukan dan ingin merajai rimba persilatan. Banyak diantara para jago sakti golongan hitam berhasil ditaklukannya dan dijadikan pengikutnya. Akibat perbuatannya itu, bermunculan tokoh-tokoh muda sakti berbakat dari seluruh penjuru rimba persilatan yang berusaha menghentikan Ranawi. Tanpa si Kobra Hitam sadari, ternyata Ranawi hanya diperalat oleh seorang manusia setengah iblis yang memiliki kesaktian tiada tara dan masa ratusan tahun pernah membuat kegemparan di rimba persilatan. Manusia setengah iblis ini muncul kembali setelah selama tiga ratus tahun terpendam di bawah sebuah kawah. Tujuan dari mahluk iblis ini untuk menguasai dunia, dan membalas dendam terhadap orang-orang yang dahulu pernah mengalahkannya dan membuatnya terpendam selama ratusan tahun. Masalah cinta dan asmara, pengkhianatan serta kesetiaan membumbui cerita ini, juga tentang tanggung jawab, serta berpegang teguh pada prinsif kebenaran menjadi pelajaran berharga dalam cerita ini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pendekar Aneh (Lie Tee Kie Eng) ~ Liang Ie Shen
  • Geger Parahiyangan
  • CILEUNCANG (END)
  • Badik Buntung - Chin Tung
  • Pendekar Riang (Huan Le Ying Xiong) - Gu Long

Awal kisah dari Trilogi Dinasti Tong yang merupakan salah satu karya terbaik Liang Ie Shen. Sangat direkomendasikan untuk dibaca (must read), bahkan dari beberapa pengamat memberikan bintang 5 untuk trilogi ini (Trilogi Pendekar Rajawali karya Jin Yong mendapatkan bintang 4). 1. Pendekar Aneh (Lie Tee Kie Eng) 2. Kisah Bangsa Petualang (Thai Tong Yu Hiap Toan) berlanjut Tusuk Kundai Pusaka (Liong Hong Po Cee Yan) 3. Jiwa Ksatria (Hui Kiam Sim Mo) Bu Cek Thian dianggap merampas kerajaan dari Keluarga Lie, membinasakan keluarga Kaisar, serta menteri-menteri setia, yang menyebabkan pertarungan perebutan takhta, pengkhianatan, ancaman pemberontakan dan penyerbuan dari luar Tiongkok. Kakek dan ayah Siangkoan Wan Jie dibinasakan, ibunya ditangkap dan dimasukkan ke istana sebagai budak. Siangkoan Wan Jie bertekad membinasakan sang Kaisar Wanita, tetapi menemukan kenyataan yang sangat berbeda, Bu Cek Thian memerintah dengan adil dan sangat dicintai rakyat. Bu Hian Song, keponakan Kaisar Bu Cek Thian yang lihay, berilmu silat tinggi, bermaksud merampas kedudukan Kaisar tanpa mahkota di dalam Rimba Persilatan. Pertemuannya dengan Lie It di Kim-teng, membuat Hian Song jatuh cinta pada Lie It. Setelah gagal merebut kursi Bengcu Dunia Persilatan, Lie It, seorang pangeran Kerajaan Tong, berencana membunuh Kaisar dengan menyusup ke istana, tetapi berakhir dengan kegagalan dan lari keluar perbatasan bersama isterinya, Tiangsun Pek. Perseteruan, pertolongan, permusuhan, membuat mereka terjepit di antara cinta, budi dan dendam. Benar-benar cerita yang membuat para pecinta cerita silat menyesal jika tidak membacanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines