CEO Please Hug Me

CEO Please Hug Me

  • WpView
    LECTURAS 10
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, ago 24, 2021
Vanya Angela seorang sekretaris dari perusahaan AT company yang ingin keluar dari pekerjaannya karena mendapat tawaran menjadi seorang desainer yang selama ini ia impikan dan muak karena sikap atasannya. Saat menyerahkan surat pengunduran dirinya, atasannya menolak surat tersebut dan malah berubah sikap 180 derajat dari sebelumnya. Akankah Vanya tetap bertekad untuk keluar dari perusahaan tersebut atau luluh karena perubahan sikap sang atasan.
Todos los derechos reservados
#272
sekretaris
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • TOUCHED (End)
  • DEALLOVE
  • Ku Pesan Cinta Lewat Do'a (Completed)
  • Cinta Dalam Deadline
  • Resign From You
  • I AM YOUR BOSS
  • My Sweet Tyrant
  • Hana untuk Hanan
  • The Third Person ✔

Cerita hanyalah fiktif belaka, jika ada kesamaan nama, kejadian dan tempat maka itu adalah unsur ketidaksengajaan Hanum harus merasakan pahit ditinggalkan oleh suaminya dalam kecelakaan saat pergi bekerja. Bersama dengan anaknya Azka yang baru berumur 3 tahun, Hanum yang berusia 28 tahun harus menjadi ibu dan berusaha membuat Azka tak pernah merasa kekurangan terhadap sosok ayah. Namun ketika kesempatan kedua datang, di waktu yang tidak pernah ia sangka, dengan orang yang tidak pernah terlintas dalam benaknya, akankah ia menyambutnya? ○○○ Menyandang status "duren" alias duda keren di kantor selama 8 tahun bukan hal yang mudah bagi Andre. Selain ia tahu bahwa kisah perceraiannya akan menjadi bahan gosip sepanjang masa, sudah tak terhitung perempuan-perempuan yang mencoba flirting mencari perhatiannya. Di usia 40 tahun bukannya tertarik Andre justru semakin ingin menarik dirinya dari dunia luar selain rumahnya dan kelompok bersepedanya, malas berurusan dengan semua itu. Namun tidak ketika melihatnya, Andre justru ingin berlama-lama melihat sosoknya, memang benar entah kenapa tapi merasakan nyaman tanpa alasan itu memang ada.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido