BIG BAD CASSANOVA

BIG BAD CASSANOVA

  • WpView
    LECTURES 354
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Chapitres 10
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., août 19, 2021
"Baby, kau yakin masih mau menungguku? Aku masih ada rapat dengan dewan direksi sejam lagi," kata Aaron pada seseorang di teleponnya dengan suara mendesah berat. Ia sedang duduk di kursi putar besar membelakangi meja kerjanya, bersilang kaki, membenahi dasi, dan mendeham sedikit untuk melegakan tenggorokannya yang terasa mengering. Wanita di teleponnya menyahut dengan desahan merdu. "Ah, Aaron, sayang, kita sudah lama merencanakan pertemuan ini ... aku tidak ingin gagal lagi. Aku akan menunggumu ... sayang ... aku sudah sangat basah ... jangan kecewakan aku lagi ...." Cuplikan rekaman video wanita berambut pirang dengan pakaian minim yang menantang masuk ke ponselnya. Aaron bisa melihat dengan jelas apa yang dilakukan wanita itu pada diri sendiri sehingga basah. Senyum tipis tersungging di bibir kering Aaron. Ia menggemeletukkan lehernya lalu kembali menempelkan telepon genggamnya ke telinga. "Jangan terlalu nakal, Kitty Baby, atau aku akan menghukummu dengan keras," katanya. "Aaww, Aaron ...." Wanita yang dipanggil Kitty Baby itu mengeong manja. "Cepatlah datang supaya Kitty Kitty Pus.sy ini patuh ...." "Tentu, Baby, Aaron akan segera datang. Sampai jumpa. Jangan dikuras dulu pu.ssy-nya, kau tidak akan mau kekeringan, nanti sakit. Aku ingin bermain keras denganmu."
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • My Big Boss
  • NAYANA (Revisi)
  • Miracle (SELESAI)
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • His Secret Child
  • Baby Maker Machine
  • Say Bye
  • Kopi & Deadline (On Going)
  • SKANDAL ADIK IPAR (SELESAI)
  • YES, BOSS ! (SELESAI)

Putus cinta memang menyakitkan, move on apalagi. Ditengah kegalauan seorang Aurora Pevita, gadis itu memilih untuk merantau ke ibu kota. Bermodalkan tekad dan selembar ijazah strata 1 nya, Aurora memilih kota Jakarta untuk menjadi tempat tujuannya mengumpulkan pundi-pundi rupiah yang kelak akan menjadikannya orang sukses. Itu tekadnya! Dua bulan bekerja di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang platform belanja online, Aurora sedikit demi sedikit sudah bisa melupakan kisah percintaannya yang berakhir dengan tragis. Namun di bulan berikutnya, kejadian naas malah menimpanya ketika dia tidak sengaja menumpahkan segelas kopi pada seseorang yang paling berpengaruh di perusahaan tempat dia bekerja. Salahkan kecerobohannya karena terlalu asik bergosip ria sampai-sampai dia tidak sadar menabrak orang itu. "Kamu!" "Ya ampun! Maafkan saya pak. Saya tidak sengaja." "Kamu kalau mau cari perhatian sama saya, jangan pake cara murahan!" Untuk pertama kalinya seorang Aurora bertemu dengan pria yang tingkat kepedeannya melebihi batas. Bukannya merasa bersalah dengan kejadian itu, Aurora malah merasa kesal dan berjanji akan memblacklist pria itu di dalam daftar 'Cowok Impian Aurora'. Meskipun pria itu adalah atasannya sendiri. Benarkah Aurora akan memblacklist sang big boss dari cowok impiannya, atau malah jatuh ke pesona bos nya sendiri? Dengan kata lain, menjilat ludah sendiri. *** JANGAN LUPA FOLLOW, VOTE, and COMMENT!!!

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu