on track

on track

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 6, 2022
Lyra anak yang lugu Itu sering di bully bahkan leluarganya dan saudaranya sendiri ikut membully anak itu Tapi dunia tidak sekejam itu untuk hanya memberinya siksaan, lyra memiliki banyak teman yang sangat peduli padanya Tapi lyra memilih untuk memendam masalahnya sendiri dan menutup mulutnya rapat rapat hingga tidak ada sesiapapun yang mengetahui masalahnya Memangnya setelah sekian lama di bully lyra tidak memiliki dendam??? Hay hayyy, ayo mampir ke sini jangan malu + ragu🦭
(CC) Attrib. NonCommercial
#900
ongoing
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LUKA LILY {Revisi}
  • PHILIA -Story Of Viera- ( END )
  • Derena
  • I'm Bad Girl
  • Devaul β€’ completed
  • Lara yang tak kunjung USAI ||β€’ondahβ€’||
  • APOLOGIZE
  • Blue Sky [Tamat]
  • π‘¨π’Œπ’”π’‚π’“π’‚ π‘«π’Š π‘³π’‚π’π’ˆπ’Šπ’• 𝑷𝒂𝒔𝒖𝒏𝒅𝒂𝒏

DALAM TAHAP REVISI🚫 Lily lahir dalam kebencian. Ibunya meninggal dunia setelah melahirkannya, membuat ayah dan ketiga kakaknya membencinya sejak ia masih bayi. Di rumah mewah milik keluarganya, Lily hidup seperti bayangan-selalu dimaki, dipukul, dan diperlakukan seperti bukan bagian dari keluarga. Ia hanya boleh makan setelah mereka selesai, tidur di gudang yang dingin, dan naik angkutan umum ke sekolah sementara kakak-kakaknya menikmati kemewahan. Namun, penderitaan Lily tidak berhenti di rumah. Di sekolah, ia menjadi sasaran perundungan, dihina, dan diabaikan seolah-olah ia bukan manusia. Tidak ada seorang pun yang peduli. Tidak ada yang melihat luka yang ia sembunyikan-baik luka di tubuhnya maupun luka yang jauh lebih dalam, di hatinya. Hingga suatu hari, tubuhnya mulai melemah, demam yang tidak kunjung sembuh, dan kelelahan yang terus menghantuinya. Tanpa sepengetahuan siapa pun, Lily mengidap leukemia. Namun, bahkan dalam sakitnya, keluarganya tetap tidak peduli. Mereka bahkan berharap ia segera mati. Sampai akhirnya, Lily menyerah. Ia benar-benar pergi untuk selamanya. Saat itulah, untuk pertama kalinya, rumah itu terasa sepi. Tidak ada lagi suara langkah kecilnya, tidak ada lagi sosok lemah yang selama ini mereka abaikan. Dan saat semua orang mengetahui penyakit yang ia derita, penyesalan pun datang terlambat. Tetapi Lily tidak akan pernah tahu itu-karena dia telah pergi, membawa semua luka dan kesepiannya ke tempat yang lebih tenang. #kematian (1) (10/02/25) #benci (1) (02/04/25) #kepergian (1) (21/02/25)

More details
WpActionLinkContent Guidelines