ANA(RA)Y

ANA(RA)Y

  • WpView
    Reads 181
  • WpVote
    Votes 134
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 30, 2021
[Sebelum membaca, tolong follow akun authornya terlebih dulu. Jangan lupa tinggalkan jejak, vote and coment] ********** Raynan tidak pernah membiarkan siapapun mendekatinya, menyentuh luka basah di dalam hatinya. Sampai akhirnya dia bertemu dengan seorang gadis bernama Anara. Anara itu gadis korban bully, yang pura-pura kuat untuk menutupi segala kesedihan yang dirasa, walau hatinya benar-benar rapuh. Mereka berdua memang punya masa lalu yang kelam dan berusaha agar keluar dari kegelapan masing-masing. "Kita berjuang sama-sama, ya?" ********** "Semesta bukan tidak memberimu porsi untuk bahagia, akan tetapi semesta hanya sedang mengujimu saja. Terkadang apa yang kita lalui, itu semua mengajarkan apa arti tabah dan ikhlas. Kamu harus berusaha untuk menerima, walau kenyataannya memang sangat menyakitkan." -Queen Anara Azalea- "Jika tidak ada bahu untukmu bersandar, masih ada pelukku yang menghangatkan. Kau bisa menumpahkan segala pelikmu kepadaku, jangan terus berpura-pura menutupi kesedihan dengan senyum palsu mu." -Angkasa Raynan Adhinata- ~ o0o ~ ⚠️Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan dalam unsur cerita, itu hanya tidak disengaja.⚠️ #Ikuti sampai ending.
All Rights Reserved
#29
anara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EPIPHANY
  • Bad Twins (Selesai)
  • RayRel?
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • SEMESTA
  • ICE PRINCESS • (SUDAH TERBIT)
  • Trust Your Heart
  • KEPERGIAN SENJA
  • ARJUNA
  • Aku Menyerah (COMPLETED)
EPIPHANY

Rania berada di ambang kebingungan. Antara memilih Elang atau 'dia' yang sebelumnya pernah ada di hatinya. Hubungan yang awalnya berjalan baik-baik saja, perlahan retak di saat Rania mencoba untuk pergi tanpa melukai. Namun, Rania melupakan satu hal yang pernah Elang katakan. Perihal laki-laki cuek itu yang tak suka dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan hatinya. Bahkan dia juga melupakan beberapa hal penting lainnya. Perihal bahwa dirinya adalah salah satu kesukaan Elang akhir-akhir ini. Di titik ini, Rania mencoba untuk menyatukan dua hal tersebut sekaligus. Bisakah dirinya pergi tanpa melukai? Atau bahkan Elang sendiri yang akan mundur setelah mengetahui siapa laki-laki yang sempat singgah di hati gadis manis yang disukainya? * * * "Maaf, Elang. Di sini aku mau kamu paham bahwa yang selalu ada, tak menjamin akan menjadi peran utama. Karena bagiku, kamu hanyalah peran pengganti yang kebetulan bersedia untuk menyembuhkan luka yang pernah diciptakan olehnya." Benarkah hubungan keduanya kandas sampai di sini? * * * Salam sayang, Nur Azizah

More details
WpActionLinkContent Guidelines